
Tim sepakbola Kaltim sukses mendapatkan tiket lolos ke Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) Aceh-Sumut tahun 2025.
SAMARINDA – Tim sepakbola Kaltim sukses mendapatkan tiket lolos ke Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) Aceh-Sumut tahun 2025.
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim sebelumnya sudah menargetkan lolos Popnas 2025.
Namun menatap Popnas yang akan datang, Pelatih Sepakbola Pra Popnas Kaltim, Rahmad Hidayat menyebutkan bahwa dirinya akan kembali mencari pemain berkualitas lainnya. Sebab sebagian anak asuhnya akan lulus sekolah tahun depan.
“Pemain Pra Popnas dan Popnas itu kelahirannya sama, cuma mereka harus sekolah. Anak-anak kelas 3, tahun depan gak bisa ikut lagi karena sudah lulus, mau gak mau kita cari pemain lagi sebagian hampir 10-11 orang kita cari,” ucap Rahmad Hidayat.
Untuk seleksi, pihaknya akan meminta arahan dari Dispora Kaltim terkait cara mudah mendapatkan pemain sesuai dengan keinginan dirinya.
Selain itu dirinya juga akan bersurat kepada Pengcab Askab dan Askot se-Kaltim untuk meminta dalam melakukan tahapan seleksi nanti, khususnya di tingkat pelajar.
“Salah satunya kaya kemarin nanti kita diskusi dengan Dispora, kita surati seluruh Askot/Askab di Kaltim, kita bakal seleksi lagi bisa juga. Dengan waktu yang ada dimaksimalkan seleksi se-Kaltim, jadi dengan seleksi di Askab/Askot terbantukan mencari atlet di daerah walaupun nanti ada yang masuk dan tidak,” ujarnya.
Pelatih yang akrab disapa Rambo itu juga menerangkan, ada banyak bahan evaluasi yang perlu dibenahi para anak asuhnya, khususnya dalam kualitas fisik dan mental.
Meski begitu dia sudah bersyukur anak asuhnya sudah menepati janji kepada Dispora Kaltim dengan menargetkan kelolosan menuju Popnas. Sehingga dengan waktu yang ada ini akan dimanfaatkannya untuk seleksi atlet dan peningkatan kualitas kepada pemain lainnya.
“Artinya ini pencapaian mereka terbaik sampai final karena waktu berkumpul mereka hanya 21 hari saja tidak ada 1 bulan, jadi mereka kita kumpulkan, baru seleksi 200 orang dan kita ambil 18 orang. Tapi alhamdulillah mereka cepat adaptasi dan kompak artinya sampai final sudah luar biasa,” kata.
Sementara itu Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman, sangat mengapresiasi kemampuan dan capaian yang didapat oleh tim sepakbola pelajar Benua Etam. Meski meraih medali perak, namun menurutnya perjuangan penggawa Kaltim ini patut diapresiasi.
“Mereka sudah masuk di final itu sangat bagus sebenarnya. Cuma yang perlu kita tingkatkan kedepannya itu fisik para pemain yang digenjot. Karena di Popnas nanti itu adalah pertandingan yang sesungguhnya,” ujar Rasman. (adv)



