
Mewakili Pj Bupati PPU, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Sodikin menghadiri sosialisasi dan pembinaan kepada seluruh OPD dalam Penyusunan Dokumen Perencanaan Renstra Tahun 2025-2029 yang diinisiasi oleh Bapelitbang PPU di Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Sabtu (9/11).
PENAJAM – Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda PPU Sodikin menyebut pentingnya perencanaan yang matang dan berbasis data dalam setiap tahapan pembangunan daerah.
“Perencanaan yang baik adalah kunci untuk memastikan program dan kegiatan yang kita jalankan memberikan dampak positif dan terukur bagi masyarakat,” ujar Sodikin beberapa waktu lalu.
Menurutnya, perencanaan bukan hanya soal menyusun dokumen. Tetapi juga harus mencerminkan kebutuhan riil masyarakat dan potensi yang ada di daerah.
“Dengan penyusunan rencana yang tepat, seluruh program kerja pemerintah dapat dilaksanakan dengan efektif dan efisien, menghindari pemborosan anggaran yang tidak diperlukan,” katanya.
Sodikin mengingatkan agar setiap OPD memperhatikan arahan dari Presiden RI yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang baru-baru ini dihadiri oleh Pj Bupati PPU. Presiden menekankan perlunya efisiensi penggunaan anggaran untuk mendukung setiap kegiatan pembangunan.
“Efisiensi anggaran sangat krusial untuk menjaga kualitas pelayanan publik, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan,” ucapnya.
Dia juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) di PPU terkait dengan netralitas dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada 27 November 2024.
“Sebagai aparatur negara, kita harus menjaga integritas dan netralitas dalam setiap proses politik. Kita tidak boleh terlibat dalam politik praktis, demi terciptanya suasana yang kondusif dan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, Sodikin mengimbau agar seluruh masyarakat menggunakan hak pilihnya dengan bijak dalam Pilkada yang akan datang.
“Pilihlah pemimpin yang dapat membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi daerah kita. Jangan sampai ada yang golput, karena setiap suara sangat berarti untuk masa depan PPU,” pungkasnya. (advertorial)





