Perjuangan Hamka Tak Percuma, Sukses Sumbang Medali Emas di Cabor Gulat

Pegulat asal Kaltim kembali menambah pundi medali emas kedua bagi kontingen, dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21, yang berlangsung pada Selasa (17/09/2024) malam, di GOR Rambung Kota Binjai, Sumatra Utara (Sumut).

Sumut – Pegulat asal Kaltim kembali menambah pundi medali emas kedua bagi kontingen, dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21, yang berlangsung pada Selasa (17/09/2024) malam, di GOR Rambung Kota Binjai, Sumatra Utara (Sumut).

Medali emas tersebut di raih pegulat Kaltim yakni Hamka, usai turun pada kelas 65kg gaya bebas putra, mengalahkan atlet asal Kalsel, Agus Setia Budi.

Atas keberhasilan ini, Hamka merasa bangga dan bersyukur bisa berkontribusi untuk daerahnya. Sebab pada PON Papua yang lalu gagal memperoleh medali emas, kini prestasi tersebut kembali di raih seperti di Jabar 2016 lalu.

“Bersyukur kepada Allah, alhamdulillah masih dapat kepercayaan jadi juara 1 dan ini PON ke 3 buat saya sendiri. Dari PON itu baru 2 kali dapat emas, berarti Jabar emas Papua gak dapat sama sekali karena naik kelas dan ini dapat emas alhamdulullah,” ucap Hamka, usai pertandingan.

Lebih lanjut, Hamka sedikit menjelaskan proses yang panjang hingga bisa mencapai ke titik ini. Dari meninggalkan keluarga selama 6 bulan Pelatda dan menjalani program di Korea Selatan untuk pematangan teknik dan fisiknya.

Selain itu juga dirinya mengaku sempat mengalami cidera, namun berkat orang-orang terdekatnya Ia mampu pulih dengan cepat.

“Pertama yang ditinggal anak istri banyak betul cobaannya selama TC ini saya juga cidera. Dari Pra PON dapat perak kalah karena cidera jadi diperbaiki lagi, menyembuhkan tangan, saya ikutin terus senior saya bang Ali dan panutan  saya juga ini junior saya Zainal Abidin,” ujarnya.

Ia menambahkan, berkat rekan-rekannya di gulat Kaltim mampu menumbuhkan performanya secara signifikan.

“Karena saya kurang fisik jadi saya ikuti mereka gimana pun caranya harus ikut mereka kalau fisik bagus pasti juga bakal bagus hasilnya,” katanya.

Selain itu, gulat Kaltim pada 17 September juga sudah memperoleh medali diantaranya yakni Dian Putri medali perak, Desy Rahmawati medali perak, dan Muhammad Anggi Anugrah Thamrin medali perak. Di hari pertama sebelumnya medali ema diraih Zainal Abiddin dan medali perak Anissa Safitri.

Updat klasmen dan perolehan medali sementara saat ini, kontingen Kaltim masih bertengger diperingkat 9 dengan mengantongi 19 medali emas, 37 perak dan 48 perunggu. (Dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *