
SAMARINDA – Pengurus Asosiasi Bola Tangan Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (ABTI Kaltim), pada Kamis (13/06/2024), telah menggelar Rapat Kerja tahunan, di Ruang Rapat Lantai II KONI Kaltim, Samarinda.
Ketua Pengprov ABTI Kaltim, Suryadi Gunawan, mengatakan fokus utama pembahasan dalam Raker tersebut yakni persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 di Aceh dan Sumut mendatang.
Mengingat pelaksanaan PON tidak lama lagi digulirkan, Ia berharap pengcab dari atlet bola tangan yang masuk dalam tim Kaltim ini diharapkan bisa memberikan motivasi.
“Persiapan kita sisa 2 setengah bulan lagi pada September mereka akan bertanding. Kedua, mereka sekarang kita sampaikan kepada atlet yang terpilih dari pengcab kami berharap memberikan motivasi, ada beberapa yang mewakili yakni Samarinda, Kukar dan Paser ini 3 daerah yang memang pembinaanya berjalan lancar,” ucap Suryadi Gunawan.
Kemudian rencananya try out ini dilakukan pada tanggal 18 Juni 2024 yang diawali dengan mengikuti kejuaraan di Jogja, setelah itu akan melakoni pertandingan-pertandingan persahabatan dengan daerah sekitarnya
“Try Out dilaksanakan di Jogja selama 1 minggu bertanding dan 30 hari latih tanding unuk menjajaki atlet-atlet di pulau jawa karena cabor beregu ini di pulau jawa sangat bagus dan kuat karena pelatih, atlet dan club banyak di sana,” katanya.
Lebih lanjut, kejuaraan di Jogja nantinya akan bersifat terbuka, sehingga nantinya akan ada daerah-daerah lain yang juga turut mempersiapkan atletnya menghadapi PON.
Suryadi menerangkan Jogja dipilih sebagai tempat try out karena lokasi yang tepat untuk melakukan tour mini di pulau jawa dengan sparing atau game bola tangan.
“Karena event disana. Untuk TC itu lokasinya di tengah jadi mudah ke Jatim dan Jateng serta Jakarta karena memang kekuatan ada di 3 daerah itu jadi anak-anak bisa latihan dan sparing di pengcab atau klub,” ujar Suryadi.
Menurutnya selama 1 bulan di Jogja nanti akan dimanfaatkan dengan maksimal, sehingga ada beberapa game gang akan dijalani anak asuhnya.
“Selama 1 bulan di sana akan lakukan 4 kali game-game dan kita juga sudah koordinasi dan mereka siap datang ataupun kita undang disana untuk uji coba,” katanya.
Selain fokus persiapan ke PON, Raker ini juga membahas terkait evaluasi kinerja kepengurusan 2023 lalu. Sehingga nantinya akan memperbanyak kegiatan seperti kejuaraan, pelatiham dan membangun klub-klub di daerah agar regenerasi atlet tidak terputus. (Dy)



