Ketua DPD Gerindra Kaltim Inginkan Para Kader Optimis Bersaing

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Kalimantan Timur (Kaltim), Andi Harun.

KALTIMEDIA.COM, SAMARINDA – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang terus bergulir, membangkitkan euphoria tersendiri bagi para kader Partai Politik di 37 provinsi di Indonesia yang akan berkompetisi 27 November 2024 mendatang.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Kalimantan Timur (Kaltim), Andi Harun, menyampaikan beberapa klarifikasi selaku ketua Gerindra beberapa waktu lalu.

“Ketua Gerindra belum ada merekomendasikan kepada siapapun, jadi kalau ada pihak yang maju baik di Pilkada Kabupaten/Kota maupun Pilkada Gubernur, itu masih pendapat pribadi,” ucapnya.

Ia menerangkan, terkait berita-berita yang beredar seolah menggiring opini tentang kontestasi politik yang ada di Gerindra.

“Saya membaca berita, ada seolah-olah kandidat Gerindra itu meminta posisi nomor dua. Itu merendahkan partai Gerindra,” tandasnya.

“Kita ingin dorong kader-kader ke partai Gerindra atau figur kandidat yang terafiliasi dengan manifesto perjuangan Pak Prabowo Subianto dan Partai Gerindra, itu yang kita kedepankan kita usul,” sambungnya.

Ia menegaskan, bahwa para kader Gerindra tidak boleh pesimis dalam kontestasi politik yang ada. Dengan demikian para kader dituntut agar dapat berdaya saing untuk terjun langsung dalam pesta demokrasi.

“Bahwa ada kader yang beberapa hari ini secara pribadi menyatakan diri atau dinyatakan orang lain akan maju, itu masih sebatas pendapat pribadi. Tetapi sebagai Ketua Partai Gerindra, saya menyarankan kepada semua kader, jangan bercita-cita dulu nomor dua, harus maju sebagai orang pertama,” terangnya.

Ia mengatakan, bahwa dengan setiap potensi yang ada, harusnya para kader lebih optimis dalam menggantungkan cita-citanya yang mencerminkan Partai Gerindra.

“Presiden kita terpilih, kader kita masuk tiga partai besar di Nasional, masa cita-citanya orang ke dua,” sayangnya.

Andi Harun menegaskan, bahwa dalam proses dinamika politik hingga pada batas akhir merupakan urusan nanti.

“Semua kader saya persilahkan memantaskan diri untuk menawarkan programnya kepada masyarakat. Jangan hanya jual figuritasnya, kita jangan hanya mengedepankan kultus popularitas, dan Kaltim ini kita harapkan bersama,” paparnya.

Ia berharap para kandidat yang akan mencalonkan diri saling berkompetisi melalui ide dan gagasan untuk kemajuan Samarinda dan Kalimantan Timur.

“Saya menghargai semua kandidat yang mau maju, siapapun dan di manapun. Ayo kemukakan ide dan gagasannya biar menjadi bahan diskusi di masyarakat, dan itu positif bagi calon, untuk disempurnakan gagasannya kemudian, jika ada kritik dari masyarakat sebelum pendaftaran visi/misi di KPU,” tutupnya. (As)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *