Cabor Angkat Besi Semakin Banyak Peminat di Kaltim

Cabor Angkat Besi Semakin Banyak Peminat di Kaltim

SAMARINDA – Pembinaan cabang olahraga Angkat Besi di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) awalnya kurang digandrungi oleh masyarakat, khususnya kaum milenial. Hanya saja kini kian terlihat, bahkan hampir di beberapa daerah kabupaten/kota Bumi Etam.

Hal ini seperti yang dikatakan Pelatih Angkat Besi Kaltim, Rendy R Ary, peningkatan itu terlihat saat adanya Kejurprov usia dini dan pemula yang terselenggara beberapa waktu lalu di Samarinda.

Ia menilai, selain Samarinda, beberapa daerah lainnya mengalami peningkatan dan ada juga yang belum berkembang dari segi pembinaan.

“Di daerah lain sedang kita genjot seperti Paser dan Kutim supaya ada pembinaan. Yang baru berjalan itu Kukar, Balikpapan dan Bontang yang berjalan terus, sedangkan Kutim berjalannya masih lambat sama Berau mulai meningkat,” ucapnya.

Meski tidak mengikuti kejurprov itu yang kemungkinan dikarenakan alasan keterbatasan anggaran, hanya saja atlet-atlet Lifter Kaltim eks PON turut menyumbangkan pengalamannya melalui menjadi seorang pelatih.

“Mungkin karena anggaran kurang jadi mereka enggak ikut tapi pembinaan atletnya disana banyak karena mantan Lifter PON itu sudah stay disana jadi melatih disana. Sekarang sudah banyak anak kecil tapi karena keterbatasan anggaran mereka gak bisa kesini,” katanya.

Lebih lanjut Rendy juga menerangkan, Samarinda melalui PPLPD dan DBON telah memiliki 70 atlet. Hal ini menunjukan Kota Tepian sebagai barometer Angkat Besi di Kaltim.

“Kalau Kukar ada peningkatan, kalau SDM nya banyak pasti anak-anak juga banyak. Kalau Samarinda jangan ditanya banyak atletnya ada 70 lifter yang dibina disini. Kan kita mencari karena ada PPLPD Samarinda kemudian ada DBON,” ujar Rendy.

Apalagi di Samarinda, ketua pengurus cabornya juga cukup memotivasi dengan memberikan akomodasi atau uang transportasi.

“Kemudian ketuanya tidak menutup mata setiap latihan ada uang bensin untuk anak-anak itu, jadi ada peningkatan hasrat bagi mereka. Karena ini termasuk olahraga yang membosankan tapi untuk peningkatan prestasinya cepat dan pasti,” katanya menambahkan.

Samarinda kini masih menjadi daerah yang terkuat dalam pembinaan cabor Angkat Besi di Benua Etam. Hal itu terlihat dari perolehan medali oleh tim PPLPD Kota Samarinda yang meraih 11 keping emas, 10 perak dan 5 perunggu dalam Kejurprov usia dini yang belum lama ini terselenggara. (Dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *