
KALTIMEDIA.COM, SAMARINDA – Telah diterima laporan seorang awak kapal terjatuh ke Sungai Mahakam, oleh Polairud Polda Kaltim. TKP berada di Perairan Sungai mahakam tepatnya Perairan Palaran, Samarinda, kronologi kejadian tersebut terjadi pada Sabtu, (16/12/2023) sekitar pukul 05.30 Wita.
Penyelam Basarnas, Marno mengatakan bahwa pencarian korban terus berlanjut dan kini sedang dalam proses pencarian. Korban bernama, Erik butar butar, Laki-laki, usia 38 Tahun, korban diketahui beralamat di jln. Letjend. S. Parman no 18 rt 037 gunung sari ulu Balikpapan Tengah.
“Hari ini kita menerima laporan dari Polairud Polda, bahwa ada satu awak kapal yang terjatuh dari kapal, kejadian terjadi sekitar pukul setengah 6 pagi, korban bernama Erik butar-butar, korban ini pamit ke belakang untuk buang air kecil, kemudian saksi melihat korban jatuh setelah itu hilang” tuturnya.
Adapun saksi pertama yaitu, M. Sabir, Laki-laki, 53 Tahun, berlamat di Gang lkmd 2 no 71-c rt 08 Batu Ampar Balikpapan Utara. Dan saksi kedua, Abdullah, Laki-laki, 40 Thn, beralamat di karang joang km 10 blok K 2 Balikpapan Utara.
Menurut keterangan saksi atas nama M. Sabir yang melihat korban keluar dari kamar untuk buang air kecil di buritan tongkang BG OCEANBRAVE 35332, kemudian korban terjatuh dan hilang begitu saja.
“Dia terpeleset, terus jatuh ke sungai, korban memang tidak bisa berenang,” ujar sabir.
Terkait upaya yang dilakukan, pihak Basarnas telah berkoordinasi bersama pihak terkait dan menurunkan tim dalam pencarian.
“Upaya yang dilakukan oleh Basarnas saat ini, kita menurunkan alut (alat utama) SAR 1 unit perahu karet, beserta personil, dan dibantu dengan rekan-rekan relawan Palaran, bersatu dengan Polairud Polda Kaltim,” terang Marno.
“Untuk radius pencarian di hari pertama sekitar 500 m hingga radius 1 km ke arah hilir,” tambahnya.
Saat ini pihak Kepolisian, telah mengambil tindakan di antaranya, menerima laporan, mendatangi TKP dan berkoordinasi dengan anggota Sat Polairud Samarinda
dan juga Basarnas samarinda. (As)



