
BALIKPAPAN – Beberapa pekan terakhir Kota Balikpapan tengah mengalami krisis air bersih, hal itu berakibat kurangnya debit air di waduk Manggar Balikpapan.
Meskipun Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) telah keluarkan kebijakan untuk melakukan jadwal pengaliran air, tetapi masih menimbulkan kekecewaan warga
Melihat kondisi ini, Anggota Komisi II DPRD Balikpapan Taufiq Qul Rahman mengaku telah melakukan penyuplaian air bersih ke warga Kelurahan Baru Ilir.
“Kami membagi air itu menggunakan mobil program LPM Baru Ilir, karena saat ini warga masih kesusahan air,” ucap Taufiq di kantor DPRD Balikpapan, Selasa (24/10/2023).
Adapun air itu bersumber dari sumur bor yang ada di kawasan tersebut, dan air itu di bagikan ke warga secara gratis.
“Kebetulan di Jalan Kilat itu banyak sumur bor, sehingga warga disana tidak kesulitan mendapatkan air bersih. Kebetulan juga di rumah saya ada sumur bor, akhirnya diambilkan dari rumah saya lalu dibagikan di RT, ada yang 5-3 tandon dibagikan secara gratis,” akunya.
Pembagian air secara gratis itu sudah berjalan selama dua pekan terakhir dengan kapasitas total 30 tandon berukuran besar.
“Sebagai Anggota DPRD Balikpapan, kami jalankan itu semuanya sehingga kesulitan yang dialami warga mampu kami atasi,” ungkapnya. (Adv)



