
Surabaya – Dalam pelaksanaan babak kualifikasi PON yang berlangsung dari 21-25 Agustus 2023 di Graha ITS Surabaya, Kenshi Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil mengantongi medali emas pertamanya melalui kategori embu pasangan putri 1 Dan. Atlet tersebut yakni Ika Mawar dan Fatimah Zahra.
Selain itu juga disusul kepingan medali lainnya, perak dari embu pasangan putri kyu kenshi, perak embu Beregu campuran, dan perunggu embu pasangan putri 2 3 Dan. Ketua Pengprov Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kaltim, Iskandar menerangkan untuk kategori tarung atau randori saat ini masih dalam tahap kualifikasi sebab sistem dan aturan baru, atlet bermain sebanyak 3 kali main.
“Di hari kedua kita masih sistemnya kualifikasi 2-3 kali main, kalau dulu sistemnya gugur randori, kalau sekarang harus randorinya 2 kali main dulu baru bisa di hitung, kalau 2 kali menang bisa juara tapi kalau sekali aja itu dihitung,” ucap Iskandar.
Untuk seni atau embu juga sama seperti randori, kemudian dari 5 nilai tertinggi akan dipertemukan dalam partai final.
“Sama juga sekarang embunya itu main 2 kali di bagi 2 nilainya itu bisa juara sekarang 3 kali main jadi mereka ada dua pool A dari 2 kontingen diambil 5 nilai tertinggi dan Pool B diambil 5 itu akan di finalkan nanti,” ujar Iskandar.
Pada hari ketiga dalam Pra PON kali ini, Iskandar belum bisa memprediksi apakah akan medapatkan medali atau tidak, namun Ia berharap bisa meloloskan atletnya sebanyak mungkin dengan masuk zona medali, terlebih bisa meraih keping emas. (Dy)



