Tinju Kaltim Berpeluang Lolos Pra-PON Meski Tanpa Atlet Nasional

Tinju Kaltim Berpeluang Lolos Pra-PON Meski Tanpa Atlet Nasional

SAMARINDA – Kontingen Tinju Kalimantan Timur (Kaltim) rencananya akan berangkat menuju Makassar menghadapi Pra PON pada 15 Juli 2023. Pertandingan bakal bergulir pada 20 Juli, sehingga selang waktu beberapa hari bisa dimanfaatkan untuk adaptasi situasi dan kondisi.

Pelatih Tinju Kaltim, David Koswara menerapkan prinsip untuk bermain aman dengan mempertahankan kondisi fisik lebih baik kepada anak asuhnya saat bertanding.

“Saya fikir karena ini olahraga dimana kita akan bermain dengan draw kita tidak akan pernah tau darimana yang akan bertemu, jadi prinsip dasarnya akan kita tekankan kepada anak-anak yakni bermain lebih aman dan memproteksi diri, bermain melihat peluang untuk menyerang bagaimana,” ucap, Senin (10/07/2023).

Ia berharap pada dalam fase drawing nanti, atletnya ini bisa bertemu dengan petinju yang bisa dikalahkan sehingga bisa lolos mudah menuju PON mendatang.

“Kemudian kita berharap supaya drawing kita di awal itu bagus itu juga bagian dari keberuntungan. Karena rata-rata olahraga kompetisi itu seperti itu, seperti sepak bola kalau bisa menghindari grup neraka,” ujarnya.

Lebih lanjut, David menjelaskan dalam Pra PON nanti tidak akan diisi oleh petinju nasional yang pernah mencicipi kejuaraan internasional. Hanya saja atlet pelapis dari beberapa daerah diakuinya harus diwaspadai.

“Kita tertolong ada beberapa wild card atlet pelatnas yang otomatis lolos jadi kita tidak bertemu atlet pelatnas terbaru. Cuma lapis kedua dibeberapa daerah juga masih lumayan seperti DKI, Jabar, NTB, NTT dan Maluku. Tapi saya berkeyaninan karena saya selalu membangun keyakinan diantara tim,” katanya David.

Kendati demikian David tetap memberikan arahana kepada atletnya untuk memperkecil dan menghidari cedera saat bertanding.

“Kita bisa sekalipun kita belum bertanding kita bisa itu prinsip. Saya bilang apapun itu, selagi tidak ada kendala berat seperti kesehatan, cidera kita semua masih peluang dari kecil sampai besar,” ujarnya.

Dari 14 atlet yang terdiri 7 putra dan 7 putri tinju Kaltim pada Pra PON nanti, David mengaku mendapatkan permintaan dari Pengprov Pertina Kaltim untuk dapat meloloskan minimal 7 sampai 8 atlet. Hanya saja Ia tetap optimis bisa memenuhi target tersebut, meski hanya memiliki efektifitas persiapan 3 minggu. (Dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *