
SAMARINDA – Kontingen Tim Nasional Gulat Indonesia, pada Jumat (19/05/2023) telah kembali ke daerahnya masing-masing setelah berjuang pada ajang Sea Games 2023 di Kamboja. Di mana dalam tim Gulat ini, 7 diantaranya merupakan atlet asal Kaltim.
Setibanya di Bandara APT Pranoto, pegulat Benua Etam ini langsung ke KONI Kaltim, Jalan Kesuma Bangsa, Kota Samarinda. Nampak raut wajah yang gembira dari para atlet dan pelatih Gulat Kaltim yang berhasil meraih medali untuk Tanah Air.
Seperti Rudiansyah, pelatih Gulat Kaltim yang dipercaya menjadi salah satu pelatih Timnas di Sea Games. Pria yang akrab disapa Keke itu mengucap syukur karena ketujuh atletnya ini berhasil membawa medali dari Kamboja.
“Saya pribadi yang terpilih menjadi perwakilan dari Kaltim untuk membawa atlet Gulat Kaltim masuk Pelatnas, mengucapkan syukur alhamdulillah dengan hasil ini yang diperoleh atlet Kaltim yaitu 3 emas, 2 perak dan 2 perunggu,” ucap Keke, kepada awak media.
Menurutnya medali emas tersebut bisa saja ditingkatkan, namun target tersebut terpaksa harus lepas. Kendati demikian hasil ini menjadi bahan evaluasi kedepannya.
“Sebenarnya kita juga ada target-target yang atlet kita lepas. Tapi itu tidak menjadi masalah, malahan jadi bahan evaluasi kita kedepan. Nanti jangan sampai misalkan atlet ini terpilih lagi menjadi atlet Indonesia di Sea Games berikutnya, target-target yang kita medali emas itu bisa kita capai,” terang Keke.
Sementara itu salah satu Pegulat asal Kaltim, Suparmanto yang turun di kelas 63 kg gaya Greco Roman putra mengakui di Sea Games kali ini berjalan mudah. Bukan karena Ia merasa hebat, melainkan tidak ada atlet yang berat seperti di kelas lain.
“Kalau soal perjuangan saya bisa dibilang yang termudah dari kawan-kawan. Karena lawan yang berat-berat itu di kelas saya lagi kosong, nggak ada seperti dari Vietnam. Lebih mudah, diberi jalan yang enak,” katanya Suparmanto.
Rombongan kontingen Gulat asal Kaltim ini merasa bersyukur kembali ke daerahnya masing-masing, setelah melewati waktu kebersamaan keluarga dibulan Ramadhan yang harus TC di Korea Selatan. (Dy)



