
SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun menerima tim dari Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian yang dipimpin langsung oleh Kepala dinasnya, Ibnu Araby di Ruang Prioritas Anjungan Karamumus Balai Kota Samarinda, Jum’at (13/01/2023) siang. Rombongan dari Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian ini mempresentasikan rancangan batik khas Samarinda yang didesain oleh tim binaan mereka.
Desi, seniman perancang batik yang merupakan seorang pembina kelompok masyarakat di kawasan Bukit Pinang turut mempresentasikan motif batik tersebut. Beberapa rancangan batik Khas Samarinda dipresentasikan.
Selain dipaparkan unsur-unsur ornamen yang ada, juga dijelaskan nilai-nilai filosofis dari tiap-tiap unsur dan bentuk yang terdapat di dalamnya. Setelah melalui diskusi yang serius namun santai disepakatilah rancangan Batik yang akan resmi menjadi batik khas Samarinda.
“Kedua motif batik nanti akan menjadi seragam Dinas Pegawai Pemkot serta BUMN dan BUMD yang ada di Kota Samarinda,” ucap Andi Harun.
Sementara itu, Kepala dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian, Ibnu Araby mengatakan bahwa Wali Kota Andi Harun sangat peduli dengan seni budaya daerah, terutama budaya Samarinda.
“Nah, kita mencoba mengimplementasikan inisiasi dari beliau ini ke dalam suatu bentuk motif batik yang mana di dalamnya ada unsur gelombang sungai Mahakam, kapal tambangan, pesut Mahakam, dan beberapa motif lain. Seperti ada unsur siring ulin, burung Enggang, ornamen Dayak terutama Kenyah, juga Bunga angrek Bulan dan Angrek Hitam yang merupakan flora Kaltim,” jelasnya.
Ketua Dewan Kesenian kota Samarinda ini menuturkan bahwa hari ini dia merasa lega lantaran selama kurang lebih sebulan setengah tim nya mendapat tugas untuk menyempurnakan motif batik Samarinda, akhirnya Wali Kota menyetujui beberapa rancangan mereka.
Tambahnya di bulan maret mendatang, saat dilaksanakan Festival Samarinda, Wali Kota akan melaunching sekaligus menjual batik yang memang dipasarkan untuk masyarakat dengan motif khusus yang sudah dia tentukan. Ada dua motif yang dikhususkan untuk ASN di lingkungan Pemerintah Kota dan ada pula dua motif yang diperuntukan kepada masyarakat umum.
Setelah presentasi ini ujarnya, Dinas Koperasi , UKM dan Perindustrian kota Samarinda akan mendaftarkan HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) dari motif-motif batik tersebut.
“Insya Allah di akhir bulan Pebruari ini kami ada undangan ke Bandung dari Kementerian Perindustrian terkait dengan HAKI. Sekaligus nanti kita daftarkan disana,” pungkas Ibnu Araby. (Cps)



