
SAMARINDA – Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kaltim yang baru dilantik berencana menggenjot persiapan Pra-PON 2023 mendatang, berdasarkan hasil evaluasi kejuaraan tingkat provinsi beberapa waktu lalu. Hal tersebut disampaikan Ketua Pengprov PTMSI Kaltim, Sambas beberapa waktu lalu.
“Program terdekat saya menyiapkan pemain kita hasil dari Kejurprov, Porprov dan Popda untuk ke Pra-PON dan PON. Itu awal tahun nanti kita kumpulkan dan seleksi karena pemain kita bagus semua dan rata-rata atlet nasional jadi tinggal kita TC kan untuk persiapan PON,” katanya.
Menurutnya para petenis meja Benua Etam sudah cukup matang jika menilik dari hasil Porprov di Berau, dan hanya akan ditingkatkan lagi menuju persiapan kejurnas nanti. Apalagi cabor Tenis Meja tidak berkesempatan untuk dipertandingkan di PON 2021 lalu.
Padahal Kaltim sempat menjadi tuan rumah Pra PON Tenis Meja. Sehingga saat disinggung akan kembali menjadi tuan rumah, Sambas mengatakan jika dirinya siap untuk menerima kepercayaan tersebut.
Hanya saja, jika ditunjuk sebagai tuang rumah, pihaknya perlu melakukan komunikasi lebih lanjut dengan instansi terkait.
“Kalau saya sendiri siap saja cuma kita nanti berhubungan dengan instansi terkait seperti Kadispora. Kalau saya semangat jika Pra-PON disini apalagi saya salah satu pengurus pusat minimal kejurnas. Tinggal dibicarakan saja, tapi nanti kita koordinasi dengan pihak terkait seperti masalah dana. Kalau memang gubernus setuju mudahan aja bisa,” terangnya.
Sambas menyebutkan jika Pengprov perlu melakukan seleksi atlet untuk dapat mematangkan persiapan dan meraih target medali emas menuju Pra PON nanti. Bahkan Ia juga akan turut menyumbangkan atletnya membela tanah air dalam ajang Sea Games 2023 mendatang.
“Menjelang pra pon kita akan seleksi atlet menonjol yang biasa mewakili kita, kita panggil dan TC-kan. Kalau pun sampai Sea Games kesana khusus Kaltim akan kita lakoni,” jelas Sambas.
Oleh karena itu, Sambas berharap untuk mewujudkan prestasi gemilang Tenis Meja Benua Etam kedepannya, pihak terkait seperti Dispora dan KONI Provinsi Kaltim dapat membantu dari segi anggaran.
“Sea Games Kamboja ini sebelum PON. Nanti kita bicarakan dengan PB, mudahan atlet kita mewakili Kaltim dan Indonesia, tinggal pembinaan kita dan persiapan anggaran kita. Komunikasi dengan pemerintah mengenai dukungan. Pembinaan juga kita telah bicarakan dengan Kadispora dan KONI juga. Kalau ada anggaran ya kita bisa saja terus,” pungkasnya. (ren)





