
BALIKPAPAN – Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri cabang Surabaya melakukan olah TKP di lokasi kebakaran Kilometer 1,5 Jalan Soekarno Hatta, RT 13 Muara Rapak, Balikpapan Utara (Balut), Selasa (8/3/2022). Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Vincentius Thirdy Hadmiarso menjelaskan, dari olah TKP, Tim Puslabfor Surabaya juga mengambil sampel untuk bahan penyelidikan.
Hal itu untuk mengungkap penyebab musibah kebakaran yang memakan korban tersebut.
“Olah TKP kawan-kawan dari Puslabfor dibawa ke Surabaya. Nanti dari hasil sampel itulah kita mengetahui penyebab terjadinya kebakaran. Beberapa sampel yang dibawa itu,” jelasnya.
Hasil pemeriksaan sendiri belum diketahui kapan keluarnya. Namun Polresta Balikpapan sejauh ini sudah melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi yang merupakan warga sekitar.
“Ada tiga orang saksi yang sudah kita ambil keterangan. Yang melihat langsung pada saat kejadian kebakaran,” katanya.
Dalam kebakaran yang terjadi subuh itu, empat ruko ludes terbakar dan terdapat 4 korban jiwa. Berdasarkan informasi yang dihimpun, identitas para korban diantaranya, Indra Sofyan (25) karyawan makanan cepat saji dari ruko yang terbakar.
Selain Indra, BPBD lebih dulu sudah menemukan karyawan lain yang turut menjadi korban, yaitu Lukman Harun (25) dan Adi Nurdiansyah (25) yang ditemukan di lokasi yang sama. Posisinya di bawah tangga.
Ketiga karyawan ini bukan warga Kota Balikpapan, melainkan perantauan. Dari identitas mereka, ketiganya berasal dari Pulau Jawa.
“Yang dua ini kemungkinan kejebak di dalam, karena setahu saya tidak ada jalan ke luar lain, sedangkan pintu ini terkunci,” ungkap seorang warga, Susilo.
Satu korban lainnya yang pertama ditemukan bernama M Noor (40), dari ruko pangkas rambut. M Noor tak bisa diselamatkan karena api menjalar begitu cepat, sedangkan korban diketahui sedang sakit stroke. Beruntung anak dan istrinya berhasil selamat. (pcm)





