
BALIKPAPAN – Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud meminta masyarakat tidak panik dalam menanggapi masalah kelangkaan minyak goreng. Dikatakan RM, sapaannya, pemerintah saat ini tengah melakukan langkah untuk mengantisipasi kelangkaan minyak goreng di pasaran.
Salah satu langkahnya ialah melakukan sidak ke sejumlah distributor, agen serta toko.
“Saya cuma menyampaikan kepada masyarakat agar tidak panic buying. Karena kalaupun ini langka toh juga tidak akan lama,” katanya, Selasa (8/3/2022).
RM menambahkan, sikap panic buying atau membeli secara berlebihan akibat isu kelangkaan minyak goreng, justru memperparah keadaan. Karena nantinya akan berimbas ke peningkatan kebutuhan lainnya.
“Kalau masyarakat panik kemudian memborong di atas kebutuhannya yang biasanya 3 sampai 4 liter, kemudian kita borong hingga 8 liter tentunya stok yang tersedia tidak akan cukup. Karena tindakan panic buying yang dilakukan oleh masyarakat tentunya akan memotong ketersediaan stok yang sudah disiapkan,” jelasnya.
Tambahnya saat ini pihaknya tengah berupaya untuk melakukan sidak ke sejumlah distributor, untuk memastikan ketersediaan stok sejumlah kebutuhan bahan pokok bukan hanya minyak goreng. Sehingga ketersediaan stok bahan pokok pada bulan Ramadhan, yang diperkirakan mulai dilaksanakan pada April ini aman.
“Kami beritahu, Insya Allah kepada masyarakat, kami akan melakukan sidak ke sejumlah distributor minyak goreng yang ada di Balikpapan. Tentunya, tidak ini dilakukan tidak hanya terbatas pada penyediaan kebutuhan stok minyak goreng tapi juga ketersediaan stok bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan,” serunya. (pcm)





