
BALIKPAPAN – Stok minyak goreng mulai langka dan berimbas di Kota Balikpapan. Alhasil, harga mulai melambung tinggi dalam sebulan belakangan ini.
Karenanya, Pemerintah Kota Balikpapan akan melakukan pengawasan secara ketat terhadap distribusi minyak goreng. Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud mengatakan pihaknya berencana melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke sejumlah toko, agen serta pemasok minyak goreng.
Tentu saja untuk memastikan apakah ada masalah distribusi atau ada dugaan penimbunan stok minyak goreng oleh spekulan.
“Jadi terlalu banyak tindakan borong yang dilakukan di pasaran. Selanjutnya, kita juga akan melakukan sidak ke sejumlah toko supplier, termasuk pemasok pemasok minyak goreng,” seru Rahmad, Senin (7/3/2022).
Tegasnya, jika nanti ditemukan oknum spekulan yang nakal, maka akan diserahkan prosesnya kepada aparat kepolisian.
“Kita harus tegas dengan hal tersebut. Paling tidak izinnya akan dicabut,” tegasnya.
Berdasarkan laporan dari Dinas Perdagangan, saat ini sudah ada beberapa stok minyak goreng yang akan masuk ke kota Balikpapan termasuk jenis curah. Tidak hanya terfokus pada minyak goreng tapi sidak nanti juga kebutuhan pokok lainnya menjelang bulan suci Ramadan.
“Insya Allah, kita akan jaga stok pangan yang ada di kota Balikpapan,” serunya. (pcm)





