
SAMARINDA – Anggota DPRD Samarinda Komisi II, Novi Miranda Putri mendesak Wali Kota Samarinda Andi Harun agar secepatnya mengambil langkah dan memanfaatkan pengelolaan lahan parkir menjadi eletronik atau disebut e-parking di pasar-pasar.
Menurut Novi, penerapan bisa dilakukan di pasar-pasar yang sudah memiliki tempat parkir yang luas. Dirinya menginginkan, agar dikelola dengan baik menjadi e-parking.
Selain itu dapat menekan angka kebocoran pendapatan asli daerah (PAD), dan juga dapat menertibkan sejumlah parkir liar yang semakin marak.
“Sudah beberapa kali kami sempat mengusulkan, dan bahkan berulang kali disampaikan ke Wali Kota, namun hingga kini belum direalisasikan,” ucapnya.
Tambahnya, dirinya sangat menyesali sejumlah organisasi pemerintah daerah (OPD) terkait yang seharusnya mempunyai ambisi serta semangat yang tinggi dalam mengelola dan memanfaatkan potensi yang ada untuk menaikan PAD, namun justru terkesan lamban dan mengabaikan.
“Kami melihat Andi Harun fokus dan terus berlari mengejar program dan salah satunya menaikan PAD, tapi OPD-nya berjalan ditempat, tidak ada gerakan sama sekali,yah sama saja kalau gitu,” serunya.
Dirinya pun menilai, bahwa Wali Kota Samarinda harus lebih tegas dan sejalan dengan setiap OPD terkait agar setiap program kerja dan diselesaikan secara baik dan selalu berkolaborasi.
Kata Novi, padahal Bank Kaltim sudah siap untuk bekerja sama dengan pihak Pemkot Samarinda untuk mengelola lahan e-parking, namun hingga kini belum ada kejelasan dari Pemkot.
“Bank Kaltim sudah siap tapi Pemkot Samarinda sepertinya kurang merespon, dan bahkan pihak Bank Kaltim sudah siap dengan semua peralatan teknologinya.
Namun saya tidak tahu apa letak permasalahan serta kesulitanya,” ungkap Novi.
Politisi dari PAN itu mengungkapkan, bahwa pihak DPRD Samarinda juga sudah pernah mengusulkan dana APBD sebesar 2,5 miliar untuk mendukung taping box, namun hingga kini tak kunjung ada jawaban yang pasti.
“Sudah beberapa kali kami mengusulkan dan menganggarkan itu, tapi sampai saat ini tidak ada keseriusan dari Pemkot Samarinda untuk mengelola potensi e-parking itu,” tutupnya. (advertorial)





