Jalan Alternatif Saat Banjir di Samarinda Juga Perlu Diperhatikan

Jalan Alternatif Saat Banjir di Samarinda Juga Perlu Diperhatikan. (im)

SAMARINDA – Banjir di Samarinda masih jadi polemik, untuk itu Anggota DPRD Ahmad Sofyan meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda agar penanganan banjir harus di maksimalkan secara merata, Senin( 1/11/2021).

Sebab terdapat beberapa wilayah banjir yang belum bisa di atasi secara maksimal, salah satunya kecamatan Sungai Pinang Samarinda.

Dijelaskan Ahmad Sofyan, bahwa kawasan tersebut masih terendam banjir, di antaranya Jalan Gerilya, simpang Gerilya dan Damanhuri.

“Kemarin saya sempat tinjau langsung ke lapangan, dan keluhan warga terkait banjir apabila hujan sesaat sudah tenggelam depan jalan. Diantaranya, depan proklamasi, perjuangan, depan Gg ogok , dan depan damanhuri tepatnya depan pandai besi,” ucapnya.

Jelasnya, bahwa daerah tersebut salah satunya memiliki jalur evakuasi, apabila ada kemacetan, bencana, padat penduduk dan termasuk padat lalu lintas. Sehingga perlu penangan khusus agar banjir dapat diminimalisir dan terkendali.

“Banjir ini memang jadi agenda tahunan namun apabila dibiarkan berlarut-larut maka makin hari makin parah tapi apabila ada keseriusan maka bisa dipastikan banjirnya berkurang dan bisa dimanimalisir,” jelasnya.

Anggota DPRD Ahmad Sofyan. (im)

Politisi partai Golongan Karya (Golkar), menambahkan jalur-jalur alternatif ini perlu diprioritaskan terlebih dahulu. Tentu saja jika jalur alternatif ini juga terendam banjir maka secara otomatis akan membuat dampak kecamatan serta lingkungan warga makin tidak nyaman.

Selain itu banjir depan Alaya juga membuat kemacetan panjang hingga Damanhuri dan tembusan arah Lempake dan membuat warga menunggu hingga berjam-jam.

“Maka jalan Sentosa salah satu alternatif tembus arah ke damanhuri, mugirejo, lempake karena daerah jalur alternatif semua tergenang banjir, bahkan di Gg masyarakat tembus jalan Gn Lingai juga terendam banjir,” tambahnya.

Dirinya berharap, Pemkot bisa memberikan prioritas penangan banjir di daerah tersebut, salah satunya pembenahan sistem drainase di daerah-daerah genangan banjir, pembuatan folder di daerah tersebut, serta meninggikan badan jalan di sekitaran genangan banjir.

“saya berharap juga pada masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran lingkungan dan jangan membuang sampah sembarangan dan selalu menggiatkan gotong-royong serta membersihkan saluran drainase,” tutupnya. (advertorial)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *