
SAMARINDA – Beberapa waktu lalu Kota Samarinda diguyur hujan sehingga membuat beberapa wilayah terendam banjir. Tentunya hal ini membuat semua aktivitas terhambat dan masyarakat sedikit kewalahan dengan kondisi terendam banjir.
Tidak sedikit relawan dari berbagai organisasi turun untuk membantu mengevakuasi serta memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir. Ada beberapa titik banjir yang menjadi pusat perhatian.
Salah satunya di jalan Terong Pipit, Kecamatan Samarinda Utara yang airnya sudah mencapai ketinggian kurang lebih 50 cm. Cukup mengkhawatirkan, karena ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa, yang memaksa masyarakat untuk mengungsi.
Karenanya, Korps Suka Rela (KSR) Universitas Negeri Mulawarman (Unmul) pun ambil bagian dalam melakukan gerakan aksi sosial bagi masyarakat yang terdampak banjir di Jalan Terong Pipit Kecamatan Samarinda Utara, pada Kamis (21/10/ 2021).

Komandan KSR UNMUL, Sri Wahyuni mengatakan, ada beberapa kegiatan yang dilakukan anggota KSR, salah satunya membagi obat obatan dan turut mengevakuasi masyarakat.
“Hari ini kami bersama teman-teman KSR turun langsung memberikan sedikit bantuan obat-obatan karena cuaca seperti ini kesehatan masyarakat perlu kita perhatikan bersama,” katanya.
Tambahnya, bahwa persoalan banjir kali ini memang menjadi perhatian khusus namun ini juga menjadi tanggung jawab kita bersama agar persoalan banjir bisa secepatnya dapat teratasi.
“Masyarakat dan pemerintah harus selaras dalam menyikapi banjir.harus meningkatkan kesadaran dalam diri untuk memperhatikan lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Sri juga mengingatkan kepada masyarakat mengenai kesadaran dalam diri dalam menjaga lingkungan. Sehingga tidak hanya terpaku untuk menyalahkan pemerintah. (im)



