Warga Keluhkan Banjir yang Tak Kunjung Surut

Banjir dikawasan S.Parman, Samarinda. (im)

SAMARINDA – Beberapa waktu lalu hujan deras mengguyur Kota Samarinda dan mengakibatkan debit air yang berada di Bendungan Benanga melebihi kapasitas. Diketahui titik muka air di kawasan bendungan Benanga Lempake Samarinda terus mengalami kenaikan sekitar 100 Cm pada Selasa, (19/10/2021).

Tentu saja, akibatnya hingga saat ini beberapa wilayah Samarinda terpantau masih terendam banjir. Wilayah yang terpantau terendam banjir hingga Rabu (20/10/2021) malam, antara lain :

-Jalan Ahmad Yani
-Jalan Merak
-Jalan Gelatik
-Jalan S Parman
-Jalan Dr Soetomo
-Jalan Lembuswana

Tentunya kejadian ini membuat sejumlah ruas jalan mengalami kemacetan. Apalagi kendaraan baik roda dua maupun roda empat, memilih jalan aman yang terhindar dari banjir.

Tidak hanya itu, warga yang berada jalan S Parman pun mengalami hal yang sama. Siti Solika, salah seorang warga RT 44 jalan S Parman mengatakan, bahwa banjir tak kunjung surut hingga malam ini.

“Dari kemarin banjirnya mas tapi gak setinggi malam ini,” ucapnya kepada awak media, Rabu (20/10/2021) malam.

Ia menambahkan malam ini air naik cukup tinggi hingga mengenai lutut orang dewasa. Akibatnya semua aktivitas warga juga terhambat karena banjir.

Jelasnya, sejak pukul 18.00 Wita, air perlahan mulai naik hingga merendam rumah warga di sekitar kawasan Jalan S. Parmar. Tambahnya, hingga saat ini belum terlihat tim relawan ataupun aparat pemerintah yang membantu.

“Saya berharap agar Pemerintah Kota Samarinda turut andil dalam persoalan banjir. Karena masalah banjir bukan hanya sekali bahkan setiap kali hujan turun perasaan masyarakat tidak tenang dan bahkan semua aktivitas warga terhambat,” serunya. (im)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *