Tinjau Perbaikan Jalan Poros, Irwan Sebut Kunci Akselerasi Pembangunan Kaltim Jika Jalan Mulus

Anggota Komisi V DPR RI, Irwan Fecho saat tinjau lokasi perbaikan jalan poros Samarinda – Bontang. (ist)

SAMARINDA – Beberapa tahun kebelakang Provinsi Kaltim menjadi sorotan nasional. Bukan tanpa sebab, Kaltim didapuk menjadi Ibu Kota Negara (IKN) setelah Presiden Joko Widodo mendeklarasikan pemindahan tersebut pada 2019 lalu.

Tentu saja sebagai calon IKN yang menggantikan DKI Jakarta, Kaltim harus berbenah dari segala aspek. Terutama yang menjadi catatan adalah jalan poros antar Kabupaten Kota yang saling menghubungkan.

Jalan poros di Kaltim tidak dalam kondisi “baik-baik” saja. Dibeberapa titik bahlan jalan tampak sangat rusak dan menyulitkan untuk dilewati kendaraan baik roda dua dan roda empat.

Terkait hal itu, anggota Komisi V DPR RI, Irwan Fecho, menilai beberapa lokasi berupa jalan penghubung atau poros di Kaltim harus segera diperbaiki. Salah satunya kawasan jalan poros Samarinda-Bontang.

Dalam kunjungan kerjanya kemarin Selasa (19/10/2021), dirinya meninjau langsung kawasan tersebut. Disana Irwan melihat beberapa titik telah dilakukan perbaikan.

Seperti drainase yang sudah diperbaiki menggunakan APBN. Perbaikan drainase di beberapa titik itu akan selesai pada tahun 2023 dengan sistem kontrak multi tahun (Multiyears Contract).

Irwan menambahkan jika akses jalan utama pada 10 Kabupaten Kota di Kaltim mulus, tentu distribusi logistik pun lebih lancar. Sehingga aktifitas ekonomi di kawasan Bumi Etam pun lebih baik.

Anggota Komisi V DPR RI, Irwan Fecho saat tinjau lokasi perbaikan jalan poros Samarinda – Bontang. (ist)

“Tersambungnya jalan nasional di 10 kabupaten/kota menjadi kunci akselerasi pembangunan di Kaltim disamping juga sebagai pelayanan transportasi dan ekonomi masyarakat,” ucapnya, Kamis (20/10/2021).

Tidak hanya itu, Irwan juga meminta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional, Balai Wilayah Sungai Provinsi Kaltim, Balai Pengelola Transportasi Darat Provinsi Kaltimtara dan Otban APT Pranoto untuk terus berkoordinasi. Jika nantinya ada yang perlu diperbaiki dan menggunakan anggaran pusat, diminta segera melapor ke anggota DPR dapil Kaltim khususnya Komisi V.

Nantinya Pemerintah Pusat akan segera merespon dan langsung menganggarkan perbaikan jalan ataupun infrastuktur yang perlu dibiayai pusat tersebut.

Tahun ini juga akan dilakukan perbaikan drainase, normalisasi sungai juga shortcut ke Sungai Bawang dan Sungai Karang Mumus, Samarinda. Termasuk rencana pembangunan kolam retensi di dalam kawasan Bandara, agar banjir yang sering terjadi di kawasan Bandara APT Pranoto dan Tanah Datar bisa dikendalikan.

“Mohon doa dan dukungannya semoga semua bisa berjalan lancar dan tuntas di lapangan. Tidak boleh ada kebuntuan masalah di lapangan. Harus ada solusi yang dihadirkan untuk rakyat,” ungkap Irwan. (pry)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *