Pemprov Kaltim Ingatkan Masyarakat Untuk Memperketat Prokes Selama Lebaran

Kepala Badan Kesbangpol Kaltim Sufian Agus yang menghadiri pelaksanaan rakor di ruang HOB. (pry)

SAMARINDA – Dalam waktu beberapa pekan terakhir ini, angka kasus penyebaran Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kian menurun. Meski demikian, masyarakat diminta untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.

Dalam pelaksanaan Rapat Koordinasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan secara virtual dari Jakarta, Senin (03/05/2021) mewakili Gubernur, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltim Sufian Agus mengatakan, pemerintah tidak akan mengulang lonjakan kasus Covid-19 seperti terjadi tahun lalu.

Yang dimana pada tahun 2020 lalu, kasus penyebaran Covid-19 meningkat tajam setelah libur lebaran. Selain itu, lonjakan kasus yang terjadi di sejumlah negara di dunia menurutnya juga patut menjadi perhatian.

“Seperti di India, tadinya tren mereka turun. Tapi tiba-tiba melonjak, karena perayaan-perayaan besar di sana dibiarkan. Jangan sampai ini terjadi di Kaltim,” ucapnya Sufian Agus.

Sufian Agus kembali menambahkan, rapat koordinasi yang digelar ini juga sekaligus sebagai pengingat bagi para kepala daerah, baik Gubernur, Wali Kota maupun Bupati, untuk menjaga masing-masing daerahnya agar tidak terjadi lonjakan kasus saat lebaran dan pasca lebaran nanti.

“Kita ingin tren kita terus melandai, menurun dan habis. Bukan sebaliknya, terus naik dan naik terus. Karena itu, kerja sama dengan Forkopimda dan tokoh-tokoh masyarakat di daerah akan sangat membantu menekan penyebaran Covid-19,” tandas Sufian Agus.

Untuk itu pada momen lebaran dan pasca lebaran masyarakat diingatkan untuk tidak lengah dalam penerapan protokol kesehatan. Yakni tetap menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak aman, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas di luar rumah.

Dalam rakor tersebut, turut dihadiri Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim yang juga Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim Yudha Pranoto dan Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Hj Padilah Mante Runa. Rapat juga diikuti jajaran Forkopimda se-Indonesia, Kejaksaan Agung dan Badan Intelejen Negara (BIN). (pry)

Editor: (dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *