Bisa Membantu Restorasi Alam di Kaltim, Aplikasi Urun Data Jelantara Diluncurkan

Tangkapan Layar kegiatan Peluncuran Urunan Data Jelantara. (pry)

SAMARINDA – Lokakarya yang bertajuk Peluncuran Urunan Data Jelantara (Jelajah Nusantara) Menuju Restorasi Bentang Lahan Berkelanjutan di Kalimantan Timur yang digelar pada Selasa (12/01/2021), telah dilakukan secara virtual.

Kegiatan Jelantara ini juga turut mendukung Kaltim sebagai Provinsi Hijau dengan menyediakan rekomendasi untuk perencanaan restorasi bentang lahan. Dimana Jelantara merupakan kegiatan pengambilan data lapangan secara urun data, yang saat ini ditujukan untuk identifikasi potensi restorasi lahan dan sebelumnya, kegiatan ini telah diluncurkan di Sumatra Selatan pada November 2020.

Aplikasi seluler Urundata dengan kegiatan Jelantara ini, diharapkan dapat mempermudah proses pengambilan data lapangan bagi seluruh elemen masyarakat guna membantu perencanaan restorasi di Kalimantan Timur.

Urunan Data ini sebelumnya telah memetakan potensi restorasi di tingkat provinsi dan nasional melalui kegiatan (Urunan Data Tutupan Lahan Kalimantan Timur dan Urunan Data Potensi Restorasi Nasional) pada tahun 2019 hingga awal 2020. Restorasi bentang lahan adalah upaya untuk mengembalikan fungsi ekologi dari lahan yang terdegradasi.

Tujuannya sendiri untuk memastikan hutan, pohon, dan berbagai fungsinya direstorasi dan dikonversi di tingkap lanskap (lebih dari tingkat tapak) dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang bermukim di lokasi tersebut.

Dalam perencanaan dan pelaksanaannya, restorasi bentang alam membutuhkan peran serta banyak pihak. Data lapangan yang akurat merupakan salah satu modal utama dari perencanaan restorasi bentang lahan yang tepat guna, namun pengumpulan data ini sering kali memakan waktu, tenaga, dan biaya yang tidak sedikit. Aplikasi penghimpun data seperti Urundata dan kegiatan Jelantara akan membantu proses pengumpulan data menjadi lebih efisien dan efektif, dengan tetap menggunakan kaidah ilmiah.

“Melalui Jelantara, masyarakat di sekitar lokasi penelitian dapat turut serta mengambil data lapangan dengan telepon seluler mereka. Hal ini diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi khalayak umum untuk berkontribusi dalam perencanaan restorasi. Di samping itu, keterlibatan masyarakat akan menghemat waktu, tenaga, dan biaya yang dibutuhkan dalam proses pengumpulan data.” jelasnya Hultera perwakilan konsorsium RESTORE+.

M. R. Imam Subarkah, sebagai Tenaga Teknis, Pro-P2KPM Kabupaten PPU, juga menambahkan, Fasilitator desa/kampung yang sedang melakukan tugas pendampingan di desa bisa berpartisipasi untuk mengambil data lapangan terkait kondisi lahan di desa dampingan mereka melalui aplikasi Jelantara ini. Pada gilirannya, data tersebut akan diperoleh kembali dalam bentuk informasi -informasi yang sangat membantu fasilitasi pemetaan social bersama warga perdesaan. Sehingga dengan adanya kegiatan ini sangat digarapkan dapat menambah wawasan, agar alternatif solusi pembangunan dan pemberdayaan dalam bentuk perencanaan partisipatif di perdesaan menjadi lebih baik.

“Mahasiswa/i yang sedang melakukan perkuliahan daring di rumah bisa berpartisipasi untuk mengambil data lapangan terkait kondisi lahan di sekitar tempat tinggal mereka. Harapannya, kegiatan ini dapat menambah pengetahuan, serta pengalaman survei penelitian mereka, utamanya yang berkaitan dengan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.” tambahnya.

Diketahui empat perguruan tinggi di Kalimantan Timur telah terlibat dalam pengumpulan data bersama dengan puluhan perguruan tinggi dari seluruh Indonesia pada Urun Data sebelumnya. Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 1000 pengguna aktif dan menghasilkan lebih dari 4 juta interpretasi citra satelit. Berdasarkan hasil tersebut, pendekatan serupa akan dilakukan melalui Jelantara, yang dilakukan dengan pengambilan data lapangan oleh khalayak ramai di pelosok daerah.

Pelaksanaan kegiatan Urunan Data Jelantara di Kalimantan Timur ini akan berjalan pada Januari hingga April 2021. Untuk mengikuti kegiatan tersebut, masyarakat dapat mengunduh aplikasi Urundata pada Google Play Store dan memilih kegiatan Jelantara pada halaman beranda. (pry)

Editor: (dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *