Terduga Pelaku Pembakaran Masih Diperiksa, Diduga Kelainan Jiwa

Sisa puing-puing kebakaran yang menimpa warga Gunung Bugis, Jalan Letjen Soeprapto, Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat. (pcm)

SAMARINDA – Terkait adanya dugaan pelaku pembakaran yang terjadi di Gunung Bugis, kota Balikpapan pada 5 Juni kemarin, pihak Rumah Sakit Jiwa daerah Atma Husada Mahakam (RSJD AHM) masih belum mendapatkan informasi tersebut.

Hal ini seperti yang disampaikan Kepala RSJD Jaya Muallimin, bahwa orang tersebut sudah tiba di kota Samarinda. “Pasien baru sampai di UGD,” ucapnya, Minggu (06/06/2021).

Saat ini pihak Rumah Sakit memantau kondisi kejiwaan terduga pelaku. Pihaknya membutuhkan waktu 14 hari mulai hari Minggu untuk memastikan apakah kondisi jiwa terduga pelaku sakit atau tidak. Setelah mengetahui hasilnya, pihak Rumah Sakit membuat surat laporan ke kepolisian. Pihak Rumah Sakit akan melakukan penyidikan jika pasien tidak memiliki penyakit kejiwaan.

Mengenai pelaku yang diduga menjadi dalang dibalik peristiwa kebakaran di Gunung Bugis ini masih belum dapat dipastikan. Polsek Balikpapan Barat sendiri tengah melakukan olah TKP guna mencari penyebab dari kebakaran yang meludesrkan sedikitnya 21 rumah tersebut.

Kapolsek Balikpapan Barat, Kompol Totok Eko Darminto enggan mengatakan bahwa bencana tersebut merupakan kesengajaan. Pasalnya, perlu dilakukan penyelidikan untuk menetapkan bahwa kebakaran tersebut memang disengaja.

“Jadi informasinya bukan pembakaran ya. Kebakaran. Untuk pembakaran, nanti kita melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ucap Kompol Totok saat ditemui di lokasi.

Namun untuk sekarang pihaknya telah mengantongi sebuah nama yang diduga terlibat dalam bencana tadi malam. Yakni, pemuda berinisial BB (18) yang telah dibawa menuju RSJD Atma Husada Samarinda untuk dilakukan pemeriksaan karena diduga mengalami kelainan jiwa.

“Karena orangnya masih belum stabil, masih kita periksakan di Samarinda. Ada dugaan kesitu, gangguan jiwa,” tambahnya. (pry)

Editor: (dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *