
BALIKPAPAN – Dalam lanjutan kasus penganiayaan yang terjadi pada Jumat (02/04/2021) lalu, di kawasan Jalan Wiluyo Puspoyudo, Balikpapan yang tepatnya dekat Masjid Agung At-Taqwa, masih terus dijalankan Jajaran Satreskrim Polresta Balikpapan.
Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro, menjelaskan sementara ini pihaknya sudah mengantongi ciri-ciri pelaku setelah melihat dari hasil penyelidikan yang dilakukan, serta hal ini juga berdasarkan dari keterangan para saksi yang ada.
“Ada sekitar tujuh atau delapan saksi yang sudah dimintai keterangan. Mereka yang pada saat itu sekitar TKP. Hasil pemeriksaan itu sudah mengerucut untuk ciri-ciri pelaku. Sudah kita kantongi. Cuma kita masih cari keberadaannya,” terangnya, Senin (05/04/2021).
Untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut, para petugas masih harus menunggu keterangan dari korban yang saat ini masih dalam perawatan intensif di rumah sakit Tentara Balikpapan.
“Hambatan kita, korban sementara belum bisa dimintai keterangan. Di lokasi kejadian juga enggak CCTV,” ujarnya.
Diketahui hingga kini kondisi korban Thamrin (43) atas penganiayaan tersebut kian membaik. Sebelumnya, dokter yang menangani saat korban dibawa ke rumah sakit menyebut jika kondisinya kritis akibat luka setelah terkena parang pelaku.
“Korban masih dalam perawatan. Sudah mulai membaik, namun kondisinya belum bisa dilakukan pemeriksaan,” ucap Kompol Rengga.
Kompol Rengga sendiri masih belum bisa memastikan motif dari pelaku. Meski dari istri Korban sempat menyebut jika saat kejadian pelaku mengucapkan bahwa dia sudah lama mencari korban.
“Masalah dendam belum bisa dipastikan. Karena harus keterangan dari korban sendiri. Dia yang lebih paham kondisinya,” tandasnya. (pcm)
Editor: (dy)





