Pentagon Diduga Ancam Vatikan Usai Kritik Paus Leo XIV soal Perang

Gambar saat ini: Foto: Paus Leo XIV . Sumber: Istimewa.
Foto: Paus Leo XIV . Sumber: Istimewa.

Jakarta, Kaltimedia.com – Ketegangan antara Pentagon dan Vatikan mencuat setelah muncul laporan bahwa pejabat pertahanan Amerika Serikat mengancam pihak Vatikan menyusul kritik Paus terhadap perang.

Laporan media The Free Press menyebutkan, pada Januari lalu sejumlah pejabat Pentagon memanggil perwakilan tinggi Vatikan untuk memberikan peringatan terkait sikap terhadap kebijakan luar negeri AS.

Diplomat yang dipanggil adalah Christophe Pierre, yang saat itu menjabat sebagai Nuncio Apostolik untuk Amerika Serikat.

Dalam pertemuan tersebut, ia bertemu dengan pejabat Pentagon, termasuk Elbridge Colby.

Menurut laporan, Colby menyarankan agar Vatikan berpihak kepada AS dengan menyinggung kekuatan militer Washington.

AS disebut memiliki kekuatan militer yang mampu melakukan apa saja di dunia.

Salah satu pejabat bahkan mengangkat contoh sejarah Kepausan Avignon, periode ketika kepausan berada di bawah pengaruh kekuatan politik dan militer.

Pertemuan itu terjadi tak lama setelah pidato Paus Leo XIV mengenai kondisi global.

Dalam pidatonya, Paus mengkritik meningkatnya “semangat perang” dan menilai diplomasi dunia gagal mengutamakan perdamaian, yang justru digantikan oleh pendekatan militer.

Pernyataan tersebut dilaporkan memicu kemarahan pejabat pemerintahan Donald Trump, termasuk Menteri Pertahanan Pete Hegseth.

Usai pertemuan tersebut, Vatikan dikabarkan merasa tersinggung. Bahkan, Paus Leo disebut membatalkan rencana kunjungannya ke Amerika Serikat.

Dalam beberapa bulan terakhir, hubungan antara Vatikan dan pemerintah AS memang dilaporkan memburuk, terutama setelah Paus berulang kali mengkritik kebijakan militer Washington, termasuk konflik dengan Iran.

Pihak Pentagon mengakui adanya pertemuan dengan Vatikan, namun membantah adanya tekanan atau ancaman.

Menurut juru bicara Pentagon, dialog tersebut berlangsung secara konstruktif dan penuh hormat.

“Kami sangat menghargai dan menyambut kelanjutan dialog dengan Takhta Suci.”

Pentagon juga menilai laporan mengenai ketegangan dalam pertemuan tersebut telah dilebih-lebihkan.

Isu ini mencerminkan benturan antara pendekatan moral Vatikan yang menyerukan perdamaian dan kebijakan geopolitik AS yang mengedepankan kekuatan militer.

Situasi ini berpotensi memperdalam jurang hubungan antara dua kekuatan berpengaruh di dunia tersebut. (Ang)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *