
Dompu, Kaltimedia.com – Aparat Polres Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjemput paksa AR (24), seorang waria yang menimbulkan kehebohan di media sosial setelah memamerkan kemaluannya saat siaran langsung di aplikasi TikTok. Polisi membawa AR untuk dimintai klarifikasi terkait aksi tidak senonoh yang viral tersebut.
Kasat Reskrim Polres Dompu, AKP Masdidin, mengatakan penjemputan dilakukan demi kepentingan penyelidikan atas video viral yang mengundang reaksi masyarakat.
“Kemarin diajak ke Polres Dompu untuk dilakukan klarifikasi terkait peristiwa yang viral itu,” ujar Masdidin dikutip detikBali, Kamis (06/11/2025).
AR dijemput sejumlah polisi ketika tengah bernyanyi dalam acara hiburan di Desa Renda, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, pada Rabu (05/11) sore. Proses penjemputan terekam kamera dan tersebar luas di media sosial Facebook, sehingga semakin menarik perhatian publik.
Masdidin menerangkan, bahwa AR kini masih menjalani pemeriksaan intensif. Polisi telah melakukan interogasi sejak Rabu malam dan berlanjut hingga Kamis pagi.
“Masih dilakukan pemeriksaan secara interogasi mulai tadi malam dan dilanjutkan hari ini,” jelasnya.
Meski telah diperiksa, penyidik tidak menahan AR. Polisi hanya menetapkan status AR sebagai saksi dan memintanya untuk kooperatif selama proses klarifikasi.
“Untuk statusnya masih saksi, dan sementara ini yang bersangkutan tidak diamankan. Namun, jika penyidik membutuhkan keterangan lebih lanjut, dia tetap harus datang ke Polres,” tegas Masdidin.
Sebelumnya, sebuah video berdurasi 42 detik yang menampilkan AR bersama dua pria viral di TikTok dan Facebook. Dalam siaran langsung itu, AR secara tiba-tiba memperlihatkan alat kelaminnya di depan kamera.
Video tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Dims Strya pada Rabu (05/11) pagi dan langsung menuai banyak kecaman dari warganet. (AS)
Sumber: (detik.com)





