
Paser, Kaltimedia.com – Pengurus Cabang Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Podsi) Kabupaten Paser akan menggelar Kejuaraan Terbuka Dayung Bupati Paser Cup Open 2025, yang dijadwalkan berlangsung pada 11 November 2025 di Siring Kandilo, Tanah Grogot, Kabupaten Paser.
Sekretaris Podsi Paser, Hafidz Sahid, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi Siring Kandilo didasari oleh tingginya aktivitas masyarakat di kawasan tersebut, sehingga kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga tetapi juga hiburan bagi warga.
“Siring Kandilo ini pusat keramaian masyarakat. Jadi selain perlombaan, kegiatan ini juga bisa menjadi hiburan untuk warga Grogot,” ujar Hafidz kepada rri.co.id, Sabtu (11/10/2025).
Kejuaraan ini akan mempertandingkan nomor Perahu Naga (Dragon Boat) saja, dengan enam kategori lomba, yakni putra 200 meter dan 500 meter, putri 200 meter dan 500 meter, serta campuran 200 meter dan 500 meter.
“Kami mengundang peserta dari berbagai daerah, termasuk atlet nasional dari Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan. Event ini akan sangat meriah karena total hadiahnya mencapai ratusan juta rupiah,” jelas Hafidz.
Ia menyebutkan bahwa ajang ini merupakan event perdana berskala besar di Kabupaten Paser, dengan dukungan penuh dari Bupati dan Wakil Bupati Paser.
“Baru kali ini event dayung dengan hadiah besar digelar di masa kepemimpinan beliau berdua. Ini pertama kalinya juga skalanya nasional,” katanya.
Meski bersifat terbuka, Bupati Paser Cup Open juga dijadikan ajang pemanasan bagi tim dayung Paser menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 di Kabupaten Paser.
“Selain mengundang tim luar, kami juga menyiapkan tim lokal Paser untuk turun di event ini. Sekalian sebagai ajang pemanasan menjelang Porprov nanti,” ucap Hafidz.
Sebagai tuan rumah, Podsi Paser menargetkan raihan medali emas dalam event perdana ini.
“Harapan kami tentu bisa masuk final dan jadi juara. Minimal bisa mempertahankan medali untuk tuan rumah,” ungkap Hafidz optimistis.
Sementara itu, Ketua Podsi Paser, Ikhwan Antasari, menargetkan timnya dapat meraih medali emas atau bahkan juara umum, mengingat performa positif yang ditunjukkan tim Paser dalam beberapa kejuaraan nasional terakhir di Jakarta dan Kutai Barat.
“Kalau melihat hasil sebelumnya, kami optimis bisa meraih medali emas lagi,” ujar Hafidz menirukan pernyataan sang ketua.
Hafidz menambahkan, meski hanya enam medali emas yang diperebutkan, panitia tetap menyediakan hadiah uang pembinaan bagi pemenang hingga peringkat enam besar di setiap nomor lomba.
“Peluang peserta luar tetap besar. Selain juara 1 sampai 3, juga ada juara harapan hingga peringkat keenam. Semua akan mendapatkan hadiah uang pembinaan,” pungkasnya. (Dy)
Editor: Ang



