Dinamika dan Perjuangan Paskibraka Paser di Balik Suksesnya Upacara Kemerdekaan

Foto: PASI Ops Kodim Paser, Hari Subagio. Sumber: Istimewa.

Paser, Kaltimedia.com – Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kabupaten Paser yang digelar pada 17 Agustus 2025 lalu, berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme. Namun, di balik suksesnya pengibaran Sang Merah Putih di Halaman Kantor Bupati Paser, tersimpan cerita perjuangan panjang dari para Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

PASI Ops Kodim Paser, Hari Subagio, yang juga menjadi salah satu pelatih Paskibraka, mengungkapkan bahwa proses pembinaan tahun ini penuh dinamika.

“Dinamika di lapangan sangat tinggi. Mereka baru bergabung 20 hari sebelum upacara. Dengan waktu singkat itu, para pelatih benar-benar totalitas,” ujarnya.

Para pelatih dan senior harus menggembleng fisik dan mental para siswa dengan intensif. Latihan yang berlangsung hampir 18 jam per hari, dari pukul 04.00 dini hari hingga 22.00 malam, menjadi rutinitas yang menguji ketahanan sekaligus kedisiplinan mereka. 

“Anak-anak ini membawa nama sekolah, orang tua, dan dirinya sendiri. Karena itu motivasi mereka terus dipompa agar bisa tampil maksimal,” kata Hari menambahkan.

Meski berlatih dengan semangat, kendala fisik kerap terjadi. Beberapa anggota sempat mengalami kram hingga cedera ringan akibat perbedaan aktivitas dari keseharian mereka.

“Banyak yang terkejut dengan pola latihan. Biasanya di rumah bangun siang, di sini jam 4 pagi harus bangun, sholat, mandi, cuci baju, makan, lalu latihan. Begitu terus setiap hari. Jadi wajar kalau ada yang terkilir atau kram,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi, para pelatih bekerja sama dengan tim medis yang selalu mendampingi setiap sesi latihan. Hal ini memastikan kondisi kesehatan para anggota Paskibraka tetap terjaga hingga hari pelaksanaan upacara.

Bagi Hari, kerja keras dan pengorbanan anak didiknya berbuah manis ketika upacara berjalan lancar tanpa hambatan. Ia pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya.

“Saya ucapkan selamat kepada anak-anakku Paskibraka 2025. Kalian sukses melaksanakan pengibaran maupun penurunan bendera. Ini kebanggaan yang tidak ternilai,” ucapnya penuh haru.

Cerita dinamika dan perjuangan itu menjadi bukti bahwa suksesnya upacara 17 Agustus bukan sekadar hasil dari satu hari peringatan, melainkan akumulasi dari dedikasi, disiplin, dan semangat pantang menyerah para generasi muda yang digembleng dengan penuh keteguhan. (Dy)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *