
Tuban, Kaltimedia.com — Empat siswa SMK Negeri Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dipanggil oleh guru Bimbingan Konseling (BK) menyusul viralnya video yang memperlihatkan temuan belatung pada menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan di sekolah mereka.
Salah satu siswa berinisial ARF (17) membenarkan bahwa dirinya bersama tiga rekannya telah dipanggil pihak sekolah untuk dimintai klarifikasi atas video yang beredar luas di media sosial sejak Selasa (15/7/2025).
“Kami ditanya siapa yang membuat video dan siapa yang menyebarkannya,” ujar ARF kepada Kompas.com, Kamis (17/7).
Ia menjelaskan bahwa menu makan bergizi gratis yang terekam dalam video sebenarnya merupakan jatah makanan milik kakak kelasnya yang telah terlebih dahulu mengambil jatah makan. Saat dibuka, makanan yang dikemas dalam wadah ompreng itu tampak mengandung belatung hidup di dalamnya.
Meski tidak mengetahui secara pasti apakah belatung itu berasal dari lauk atau sayur, ARF mengaku teman-temannya sontak berkumpul dan melihat langsung temuan tersebut. Beberapa siswa terkejut, bahkan ada yang tertawa menyaksikan kejadian itu.
“Teman-teman langsung kumpul, kaget dan ada yang ketawa. Makanannya langsung ditutup dan tidak jadi dimakan,” ungkapnya.
Klarifikasi dari Pihak SekolahKepala SMKN Tambakboyo, Agus Siswanto, membenarkan pemanggilan terhadap empat siswa oleh guru BK. Ia menyebut pemanggilan tersebut dilakukan untuk mengonfirmasi keaslian dan kronologi video yang viral.
“Iya, empat siswa sudah dipanggil untuk dikonfirmasi kebenaran video tersebut,” ujar Agus.
Sementara itu, Plt. Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro-Tuban, Maskun, mengatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan resmi terkait pemanggilan siswa tersebut. Namun, ia memastikan bahwa tidak akan ada sanksi bagi siswa yang terlibat dalam video viral tersebut.
“Insyallah saya pastikan tidak ada sanksi. Kemungkinan itu terjadi secara spontan dan masih bisa dimaklumi,” ucap Maskun.
Isu Kualitas Menu MBG Jadi SorotanInsiden ini menambah panjang daftar sorotan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah. Sebelumnya, kasus dugaan keracunan massal akibat MBG juga dilaporkan terjadi di Kabupaten PALI, Sumatera Selatan.
Publik kini mendesak pihak penyelenggara untuk memperketat pengawasan terhadap kualitas bahan makanan dan proses distribusi menu MBG di sekolah-sekolah demi menjaga kesehatan dan keselamatan siswa. (Ang)





