
Samarinda, Kaltimedia.com – Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kalimantan Timur yang digelar di Ruang Rapat KONI Kaltim resmi menetapkan Ridwan Tassa sebagai Ketua Pengprov PSTI Kaltim periode 2025–2029. Ridwan terpilih secara aklamasi setelah mendapat dukungan penuh dari seluruh pengurus cabang (Pengcab) PSTI kabupaten dan kota se-Kaltim, Senin (2/6/2025) malam.
Menyikapi amanah tersebut, Ridwan menegaskan bahwa langkah awal yang akan diambil adalah melakukan pembenahan internal organisasi. Menurutnya, struktur organisasi yang kuat dan solid merupakan fondasi utama bagi kemajuan olahraga sepak takraw di Kaltim.
“Pembenahan organisasi menjadi prioritas utama. Jika sistem internal sudah berjalan baik, maka harmonisasi antar-Pengcab di seluruh daerah akan terbangun dengan sendirinya,” jelas Ridwan.
Lebih jauh, ia berharap sinergi antara pengurus provinsi dan daerah dapat melahirkan bibit atlet potensial dari berbagai penjuru Kaltim.
“Kami ingin melihat para atlet dari kabupaten dan kota tampil dan mengharumkan nama Kaltim di ajang nasional. Ini hanya bisa tercapai bila pembinaan dilakukan secara berkelanjutan dan terarah,” tambahnya.
Ridwan juga menekankan pentingnya kekompakan dalam tubuh organisasi. Ia menargetkan tidak ada lagi sekat-sekat atau perbedaan antar-kelompok yang bisa menghambat kemajuan takraw di Benua Etam.
“Program awal kita adalah menyatukan semua elemen. Kita ingin PSTI menjadi wadah yang mengakomodir seluruh kepentingan olahragawan, pelatih, dan pengurus, tanpa kecuali,” tegasnya.
Terkait agenda olahraga mendatang, Ridwan menaruh harapan besar pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan digelar di Paser. Ia optimistis kehadiran pengurus baru akan membawa semangat baru dan mencetak prestasi yang membanggakan.
“Kami ingin Porprov nanti menjadi momentum kebangkitan takraw Kaltim. Atlet cukup fokus latihan dan mengikuti arahan pelatih. Sementara itu, kami dari Pengprov dan Pengcab akan memperkuat koordinasi agar semua berjalan lancar,” ujar Ridwan.
Ia pun berkomitmen menghapus hambatan-hambatan yang selama ini menghalangi atlet untuk berkembang. “Kami akan menciptakan iklim yang sehat dan suportif, agar takraw di Kaltim tumbuh lebih kuat dan berprestasi,” tutupnya. (dy)
Editor : Ang





