Pertumbuhan Ekonomi Naik, DPRD Samarinda Ingatkan Pemkot Tak Berpuas diri

Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Arif Kurniawan.

Samarinda – Pertumbuhan ekonomi Samarinda yang mencapai 8,64 persen dalam setahun terakhir memang menjadi capaian yang membanggakan. Namun, DPRD Kota Samarinda mengingatkan agar angka itu tidak membuat pemerintah kota berpuas diri.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Arif Kurniawan saat ditemui awak media di ruang kerjanya jalan Basuki Rahmat Samarinda, pada Rabu (28/5/2025).

Ia juga menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi adalah hal yang positif. Namun menurutnya, angka-angka itu belum tentu menggambarkan kondisi riil masyarakat di lapangan.

“Data itu penting, tapi jangan sampai kita hanya sibuk melihat grafik. Yang paling utama adalah, apakah masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” tegas Arif, Jumat (24/1/2025).

Ia juga menyoroti pentingnya kritik konstruktif sebagai bahan evaluasi pemerintah, terutama bagi pemimpin daerah tertinggi seperti wali kota. Menurutnya, DPRD bukan sekadar memberi komentar, tapi membawa suara rakyat langsung kepada pemangku kebijakan utama.

“Kalau kami kasih masukan, itu langsung ke dewa-nya. Supaya pembangunan tidak asal jalan, tapi tepat sasaran,” ujarnya blak-blakan.

Arif menambahkan, saat ini Samarinda memang menunjukkan progres pembangunan yang pesat. Namun itu tidak berarti semua masalah sudah teratasi. Masih ada tantangan di bidang kemiskinan, kesehatan, dan pendidikan yang perlu perhatian khusus.

Karena itu, lanjut dia, sinergi antara pemerintah dan DPRD sangat penting, termasuk dalam menerima kritik yang disampaikan dengan tujuan perbaikan.

“Jangan sampai kalau dikritik, dianggap tidak suka. Itu pola pikir lama. Sekarang semua harus terbuka terhadap masukan,” ujarnya.

Ia berharap, di periode kedua Wali Kota Andi Harun, ruang dialog dengan DPRD tetap terbuka dan tidak kaku. Hal ini untuk memastikan bahwa setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan warga.

“Kritik itu bukan menjatuhkan, tapi menguatkan. Itu suara rakyat yang kami sampaikan langsung ke pucuk pimpinan daerah,” pungkas Arif. (Adv/Df)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *