
Samarinda – Setelah Pilkada serentak pada 2024 lalu, nama Andi Harun kembali terpilih sebagai sosok Wali Kota Samarinda dan ini menjadinperiode keduanya dalam memimpin Kota Tepian selama 5 tahun kedepan.
Terpilihnya Andi Harun (AH) yang bakal menjabat di periode 2025-2030 mendatang, menjadi atensi bagi Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra, yang menyebutkan adanya beberapa catatan penting untuk AH dan Wakilnya Saefuddin Zuhri.
Ia mengakui selama periode pertama AH memimpin Samarinda banyak perubahan dan peningkatan yang terjadi. Namun, Samri menyebut adanya beberapa proyek yang masih berjalan dan perlu pengawasan khusus.
“Periode pertama sudah bagus, tetapi ada beberapa kegiatan yang belum selesai, seperti proyek terowongan, revitalisasi Pasar Pagi, dan Teras Samarinda. Walaupun Teras Samarinda progresnya terlihat, berdasarkan kontrak seharusnya proyek-proyek ini rampung sebelum akhir masa jabatan,” kata Samri, Kamis (20/2).
Lebih lanjut, Samri menilai bahwa keberlanjutan kepemimpinan AH bakal menjadi keuntungan bagi Kota Samarinda. Sebab jika sosok tersebut tak terpilih dan dikalahkan dengan kotal kosong, maka proyek yang sudah berjalan ini bisa saja tidak akan maksimal hasilnya.
“Untung saja beliau ‘AH’ lagi yang jadi. Kalau tidak, bisa jadi masalah itu. Makanya untuk ke depannya, perencanaan lebih dimatangkan lagi supaya setiap kegiatan bisa selesai sesuai waktu yang sudah ditentukan,” ujarnya.
Samri yang merupakan politikus dari PKS ini sangat berharap, kepemimpinan AH sebagai Wali Kota Samarinda kembali ini, dapat meningkatkan kinerja, guna memberikan manfaat baik dan maksimal kepada masyarakatnya.
“Mudah-mudahan bagus lagi supaya bisa terpilih jadi Gubernur,” ucap Samri tersenyum. (Adv/dy)





