
PENAJAM PASER UTARA – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Penajam Paser Utara (PPU) Budi Santoso mengatakan pada awal tahun hingga periode Februari 2024, kasus DBD di PPU mengalami pergerakan positif. Hal itu disampaikannya dalam rapat koordinasi pencegahan lonjakan kasus DBD.
“Berdasarkan informasi, angka kita itu berada dibeberapa puskesmas. Dan itu sudah mengalami lonjakan angka paling tinggi, yaitu 50 kasus,” ucapnya, Selasa (6/2/2024).
Dari 11 puskesmas di PPU, yang tertinggi berada di wilayah puskesmas Babulu.
“Jadi wilayah kerja puskesmas Babulu cakupan angkanya cukup tinggi. Selain itu puskesmas Waru dan Petung,” katanya.
Karenanya, melalui rakor bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Puskesmas PPU, hal itu guna mengantisipasi agar tidak berubah status menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB).
“BPBD juga ikut berperan dalam mengantisipasi jangan sampai kasus ini dapat menjadi suatu persoalan besar di PPU,” jelasnya. (Cps)





