
SAMARINDA – Menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 di Aceh dan Sumatera Utara, September 2024 mendatang, atlet Cricket Kalimantan Timur (Kaltim) kini tengah mempersiapkan dirinya dimulai dengan peningkatan fisik.
Di mana pada Maret 2024 nanti atlet ini akan berkumpul untuk melakulan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) KONI Kaltim, sehingga Pengurus Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kaltim akan memprogramkan try out.
Seperti yang dikatakan Sekum PCI Kaltim, Andi Iriyadi, Bali menjadi tempat untuk melakukan try out dalam negeri, sebab daerah tersebut diakui pembinaan atletnya cukup mempuni.
“Kita ada rencana bagaimana kita nanti program TC kita bisa dipindahkan ke Bali karena disana itu merupakan lawan berat kita. Artinya peta kekuatan di Indonesia itu Bali jadi bagaimana kita bisa menyeimbangkan permainan dengan Bali tentu saja kita bisa, artinya sering-sering try out dengan bali,” ujar Andi kepada RRI.
Selain itu jika cabornya mendapatkan kesempatan, memilih Thailand untuk melakukan uji coba.
“Kalau diberi kesempatan pastinya kita juga ada try out keluar paling tidak ke Singapura atau Thailand karena peta kekuatan di Asia Tenggara disana. Kalau disuruh milih lebih ke Thailand karena salah satu peta kekuatan di Asia Tenggara itu disana. Kemarin di peringkat 4 di Asean kan,” ucapnya.
Dalam ajang babak kualifikasi PON 2023 lalu Cricket Kaltim tampil cukup mendominasi, meski mendapatkan 2 medali perak di kategori putra dan putri.
Hanya saja di PON nanti Andi bertekad menargetkan 2 keping emas, jika mendapatkan waktu persiapan yang panjang dan matang, serta ditambah dengan try out yang direncanakan.
“Kami targetnya di Pra PON hanya zona medali tapi kami dapat perak dengan persiapan yang sangat minim. Makanya kalau diberi kesempatan dan dengan waktu yang panjang, medali emas bisa di dapat,” katanya Andi.
Cricket Kaltim dibawah nahkoda Budhi Iriawan, berharap targetan 2 medali emas di PON nanti bisa tercapai dengan penunjang persiapan melalui program latihan yang baik. (Dy)





