
SAMARINDA – Setelah sukes meloloskan atletnya dengan meraih 3 keping perunggu di ajang babak kualifikasi (BK) PON pada 11 November 2023 lalu di Jawa Barat, Pengurus Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (PODSI Kaltim), sudah menetapkan targetnya.
Target yang di bidik menatap Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 mendatang itu yakni meningkatkan dari medali perunggu ke perak.
Hal itu dikatakan Lasah Uvat sebagai Pelatih Dayung Kaltim, bahwa target ini adalah sikap realistis, sebab ada kemungkinan potensi medali emas.
Sehingga baginya dan tim pelatih, atlet perlu memiliki waktu persiapan yang cukup untuk mengasah kemampuam teknik dan fisiknya.
“Kalau kita latihan dan TC cukup lama potensi kesitu itu pasti ada, kemarin (Pra PON) hanya 20 hari saja TC. Dari segi teknik belum sempura betul anak-anak, dari fisik juga saya lihat masih 60 persen,” ucap Lasah Uvat saat ditemui awak media di Kantor KONI Kaltim.
Selain itu guna menunjang kesehatan serta gizi, perlu adanya pelengkap nutrisi atlet serta tempat istirahat yang layak.
“Kemudian tempat istirahat juga tidak memungkinkan bagi atlet, dilihat dari nutrisi kemarin itu kalau saya katakan 70 persen latihan anak-anak kedodoroan sudah tapi disitu kita menjaga fisik mereka yang seimbang dengan nutrisi makanya kita latihan yang standar saja,” katanya.
Lebih lanjut, Lasah yang juga sebagai Binpres PODSI Kaltim, menyebutkan atlet perlu menjaga kemistri antar satu tim menjelang PON. Kemudian para pendayung Benua Etam ini harus meningkatkan kualitas fisiknya.
“Karena mereka memiliki latar belakang berbeda jadi secara fisik juga beda. Makanya dalam TC nanti dari perunggu perak atau perunggu emas,” ucapnya.
Oleh karena itu atlet yang dipersiapkan nanti harus fokus terhadap peningkatan fisik, kemudian berlanjut ke program teknik.
“Kita fokus ke peningkatan fisik dulu baru teknik bisa berjalan kalau fisiknya kuat,” ujar Lasah.
Sementara pendayung Kaltim ini menjalani program mandiri di daerahnya masing-masing, sambil menunggu Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) KONI Kaltim, yang berjalan mulai Maret 2024 mendatang. (Dy)





