
SAMARINDA – Pengurus Persatuan Layar Seluruh Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (Porlasi Kaltim), membidik 6 medali emas pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 Tahun 2024 di Aceh dan Sumatera Utara mendatang.
Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Pelatih Layar Kaltim, Qosim Noor Seha, bahwa capaian juara umum di PON Papua yang lalu dengan 5 keping emas, 2 perak dan 2 perunggu harus di tingkatkan pada helatan multi event kali ini.
Menambah 1 emas lagi tentu saja menjadi tantang bagi Porlasi Kaltim, kendati demikian pihaknua optimis untuk kembali merebut juara umum.
“Untuk di PON mendatang 2024 kita menambah 1 untuk perolehan medali emasnya menjadi 6 itu menjadi tantangan tersendiri buat cabor layar, dengan menambah tanggung jawab dan beban semakin besar tetapi kami tidak menganggap itu bahwa hal yang mustahil dilakukan,” ucap Qosim kepada awak media.
Disamping target yang ingin dicapai, tentu saja perlu adanya perlengkapan alat latihan yang memadai serta menambah waktu latihan bagi pelayar Benua Etam.
“Kami mendatang harus bekerja lebih keras, latihan, bahkan harus lebih baik lagi dari segala aspek seperti latihan, try outnya, persiapannya, peralatannya itu harus kita lakukan lebih baik dari sebelumnya,” katanya.
Jika optimistis tersebut bagi Porlasi Kaltim saat berhasil menyabet 7 emas dalam ajang babak kualifikasi (BK) PON yang digulirkan beberapa waktu lalu.
Oleh karena itu Qosim berharap atlet yang meraih perak bisa ditingkatkan menjadi emas.
“Di PON mendatang ada 18 nomor, kalau di BK PON kita juara umum mendapatkan 7 medali emas, 3 perak, 3 perunggu. Harapannya dari itu bisa karena hal teknis sehingga kita bisa konsentrasi di 6 medali emas,” ujarnya.
Sementara ini atlet layar Kaltim tengah menjalani program latiham mandiri di Kabupaten Berau dibawah pengawasan Teddy Nanang Abay selaku Ketua Porlasi. (Dy)





