
KALTIMEDIA.COM, SAMARINDA – Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) kota Samarinda, Marnabas Patiroy, menetapkan target agar Pasar Baqa dapat digunakan oleh lebih dari 20 pedagang pada bulan Desember.
“Peresmiannya akan dilakukan sekitar tanggal 25 atau 26 Desember. Namun, sejak tanggal 20, kita akan mulai memindahkan pedagang yang sudah memiliki surat keterangan tempat usaha berdagang (SKTUB),” ungkapnya.
Transformasi pasar mangkrak menjadi bangunan modern dan berstandar SNI ini menjadi langkah penting dalam memajukan sektor perdagangan di Samarinda.
“Kekurangannya hanya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan kipas angin, tapi anggaran sebesar 1 miliar rupiah dianggap sudah cukup. Konsep tangga biasa tanpa eskalator dianggap lebih baik untuk menjaga keamanan dan kenyamanan,” jelasnya.
Marnabas turut menyoroti masalah pedagang palsu dan pihaknya akan melakukan akomodir pedagang tersebut. Kemudian bagi yang tidak berjualan selama tiga bulan, lapaknya akan diberikan kepada pedagang lain. Dengan total 509 pedagang yang terdata, pihaknya masih akan melakukan verifikasi terhadap data tersebut.
“Ada kebijakan wali kota untuk memasukkan pedagang baru tanpa biaya, asalkan memenuhi persyaratan tertentu seperti retribusi harian dan pajak kekayaan daerah,” pungkasnya. (As)





