
BALIKPAPAN – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan mendeteksi 171 titik panas atau hotspot yang tersebar di wilayah Kalimantan Timur.
Titik panas adalah indikator adanya potensi kebakaran hutan atau lahan (karhutla) yang dikenali berdasarkan suhunya yang lebih tinggi dibandingkan dengan sekitarnya.
Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan BMKG Balikpapan Diyan Novrida mengatakan, ratusan titik hotspot tersebut terpantau pada Rabu (11/10/2023), berlangsung selama 24 jam.
“Sebaran titik panas ditemukan di tujuh daerah, yakni Paser, Penajam Paser Utara, Kutai Barat, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, Berau dan Mahakam Ulu,” kata Diyan, Kamis (12/10/2023).
Ada pun rinciannya, Paser terpantau 109 titik berada di Kecamatan Batu Sopang 8 titik, Muara Samu lima titik, Batu Engau 29 titik, Kuaro 16 titik, Long Ikis 26 titik, Muara Komam tiga titik, Pasir Balengkong sembilan titik, Tanah Gerogot satu titik dan Tanjung Harapan satu titik.
Kemudian Penajam Paser Utara berada di Kecamatan Babulu satu titik. Selanjutnya Kutai Barat di temukan di Kecamatan Siliqngurai satutitik.
Selanjutnya Kutai Timur 16 titik ditemukan di Kecamatan Sangatta Utara satu titik, Bangalon sembilan titik, Kaubun satu titik, Muaraan Calong empat titik dan Telen satu titik.
Sementara Kutai Kartanegara 35 titik ditemukan di Kecamatan Kembang Janggut dua titik, Tenggarong Sebrang satu titik, Kota Bangun dua titik, Loajanan empat titik, Marangkayu satu titik, Muara Badak satu titik, Muarakaman tujuh titik dan Muarawis 17 titik.
“Berau ditemukan tujuh titik di Kecamatan Biduk-Biduk tujuh titik dan Mahakam Ulu dua titik ditemukan di Kecamatan Laham dua titik,” ungkapnya.
Kepada masyarakat diimbau untuk mengaja lingkungan agar tidak terjadi kebakaran. Seperti tidak melakukan pembakaran saat mengelola lahan serta tudak membuag putung rokok sembarang.
“Semua pihak harus saling menjaga dan waspada agar tidak terjadi tambahan titik panas,” imbuhnya. (Pcm)



