Komisi III DPRD Samarinda Prioritaskan Kenyamanan Masyarakat

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Samri Shaputra. (Istimewa)

Samarinda – Pembangunan kawasan Perumahan Elite di Jalan MT Haryono Samarinda nyatanya menimbulkan konflik baru yang berdampak kepada warga di sekitarnya. Diketahui aktifitas pembongkaran lahan mengakibatkan limbah lumpur saat hujan yang mengarah ke kawasan Muhammad Said.

Kendati demikian, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda masih tetap bersikeras untuk melanjutkan pembangunannya, padahal pengembangan lahan tersebut tak memenuhi izin.

Menanggapi hal demikian, Komisis III DPRD Kota Samarinda Samri Shaputra memberikan komentar. Menurutnya meskipun nantinya pembangunan perumahan tersebut telah mengantongi izin yang sah namun juga harus tetap melihat dampak lainnya terhadap warga sekitar.

Ia tak enggan untuk menolak pembangunan kontruksi tersebut dan berada di pihak warga apabila laporan ketidaknyamanan terus masuk dari warga sekitar.

“Saya tetap berada di pihak warga, Apalagi kalau warga terganggu. Meskipun dapat izim dari presiden tetap saja tidak bisa dilanjutkan kalau warga tidak menghendakinya,” kata Samri Shaputra kepada awak media.

Ia pun mengusulkan agar pihak konstruksi melakukan komunikasi yang baik dengan masyarakat sekitar dan memperkuat izin bangunan apabila ingin terus berlanjut. Selain itu upaya penanggulangan limbah juga harus di buat dengan baik agar warga sekitar tidak kena imbasnya.

“Komunikasi yang baik dengan masyarakat sekitar jangan sampai ada keluhan lagi,” pungkasnya. (Dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *