
Samarinda, Kaltimedia.com – Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Noryani Sorayalita melalui Kepala Bidang PPPA Junainah mengatakan, Provinsi Kalimantan Timur telah meraih sembilan penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) tahun 2022 di 9 kabupaten/kota, selain Kabupaten Mahakam Ulu, dan kini, giliran Kota Samarinda yang mendapatkan penghargaan KLA usai dilakukan penilaian terhadap kinerja Kota Samarinda sebagai Kota Layak Anak. Penyerahan piala KLA Kategori Madya oleh Sekretaris Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak KPPPA Hendra Jamal dan diterima oleh Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkot Samarinda Eko Suprayetno.
“Kategori Madya diraih Kota Samarinda dengan nilai 653,70 dan Kabupaten Kutai Kartanegara dengan nilai 601,80,” ujar Junainah pada kegiatan FGD Pendampingan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) di Kabupaten/Kota yang berlangsung di Hotel Swiss-Belhotel Samarinda, Senin (7/11/2022).
Sebelumnya, Junainah juga mengatakan bahwa, Kategori Nindya diraih oleh Kota Bontang dengan nilai 767,25 dan Kota Balikpapan dengan nilai 732,00. sedangkan Kategori Pratama diraih oleh lima kabupaten yaitu Kabupaten Berau dengan nilai 564,40, Kabupaten Penajam Paser Utara dengan nilai 544,75, Kabupaten Kutai Timur dengan nilai 501,80, Kabupaten Paser dengan nilai 501,80 dan Kabupaten Kutai Barat dengan nilai 500,20.
Penilaian KLA ini dilakukan berdasarkan 24 indikator yang mengukur keberhasilan KLA dan dikelompokkan dalam lima klaster. Klaster satu, tentang hak sipil dan kebebasan, Klaster dua, tentang lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, Klaster tiga, tentang kesehatan dasar dan kesejahteraan, Klaster empat, tentang pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan kebudayaan, dan Klaster lima, tentang perlindungan khusus.
Junainah, mewakili Kepala DKP3A Noryani Sorayalita juga menyampaikan harapannya agar melalui kegiatan ini dapat memperdalam implementasi KLA yang sudah berjalan dan menjadi kesempatan untuk evaluasi dalam mewujudkan KLA di Kota Samarinda. (titi)



