
Samarinda, Kaltimedia.com – Layanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) langsung dimonitor oleh Ditjen Dukcapil Kemendagri dan mengevaluasi kinerja Disdukcapil provinsi dan kabupaten/kota setiap dua pekan sekali dalam setiap bulannya. Hal itu sebagai salah satu cara dalam meningkatkan kinerja setiap jajaran Disdukcapil dalam progress yang telah dilakukan oleh daerah-daerah.
Hal itu pun berbuah hasilnya, sebanyak lima provinsi di kuarter ke tiga telah masuk di level empat (level terbaik) dalam layanan Adminduk.
“Ada lima provinsi baru yang mencapai level terbaik, D.I. Yogyakarta, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, DKI Jakarta dan Bangka Belitung. Sebelumnya di Kuarter ke 1 terdapat 4 Provinsi yang telah masuk lebih dulu di Level 4 yaitu Sumatera Barat, Lampung, Jawa Timur dan Kalimantan Timur,” ujar David Yama Direktur Pendaftaran Penduduk.
David Yama menjelaskan, ada 10 indikator yang menjadi penilaian pihaknya, yaitu Cakupan Perekaman KTP-el, Kepemilikan KIA, Kepemilikan Akta Kelahiran, Penggunaan Kertas Putih, Penggunaan Tanda Tangan Elektronik, Layanan Online, Layanan Terintegrasi, Pelaksanaan Akses Pemanfaatan Data dan Penggunaan Buku Pokok Pemakaman (BPP).
Di tempat terpisah Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan bagaimana menilai provinsi yang dapat naik level.
“Jika 1-4 indikator terpenuhi itu adalah level 1. Level 2 jika 5-6 terpenuhi. Level 3 jika 7-9 indikator terpenuhi. Serta level terbaik, yakni level 4 jika seluruh 10 indikator terpenuhi,” papar Zudan.
“Per 31 Juli 2022, total perekaman KTP-el secara nasional sudah sebanyak 199.577.353 (98,67%), total kepemilikan KIA sebanyak 34.776.456 (45,60%) dan total kepemilikan akta kelahiran sebanyak 77.485.356 (97,40%),” ujar Yama.
Yama juga memaparkan rekapitulasi pemanfaatan data kependudukan. Menurut Yama, PKS dan hak akses ini merupakan salah satu indikator penting dalam mendorong signifikansi kinerja levelisasi daerah.
Kepala DKP3A Kaltim Noryani Sorayalita mengungkapkan rasa bangganya Provinsi Kaltim masuk pada level terbaik, dirinya pun berharap dapat mempertahankan posisi tersebut.
“Saya berharap hal ini dapat dipertahankan, dan kalau bisa pelayanannya semakin membaik lagi. Karena kita masih banyak yang belum mendapatkan layanan adminduk, khususnya pada kelompok rentan,” pungkasnya. (titi/adv)



