
PPU – Komisi II DPRD Penajam Paser Utara (PPU) meminta pemerintah untuk memprioritaskan perbaikan jalan usaha tani. Khususnya yang ada di Kecamatan Babulu, mengingat mayoritas warga di sana berprofesi sebagai petani.
Persoalan pertanian di PPU masih memerlukan perhatian lebih dari Pemkab PPU. Salah satu yang kerap menjadi masalah tidak lain dari segi sarana dan prasarana pendukung aktivitas petani di lapangan.

“Paling utama masih jalan usaha tani dan jalan-japan tani,” ujar Wakil Ketua Komisi II DPRD PPU, Sujiati Sabtu (2/7/2022).
Seperti yang ada di wilayah Desa Sebakung Jaya dan Labangka. Di situ perlu adanya upaya solutif dari Pemkab PPU untuk dapat menjawab persoalan-persoalan urgen itu ke para petani soal akses ini. Apalagi jika disandingkan dengan kondisi keuangan daerah minim saat ini, maka akan sangat sulit untuk dapat memenuhi kebutuhan itu.
“Kalau jalan rusak, tentu petani kesulitan dalam mendistribusikan hasil panen. Tentu saja cost yang dikeluarkan jadi bertambah lagi,” sebut dia.
Menurut Sujiati, Pemkab PPU bisa memprioritaskan program-program yang ada di unit pelaksana teknis (UPT) PU di tiap kecamatan. Agar mereka bisa langsung mengerjakan permintaan masyarakat atas jalan rusak yang bersifat urgen.
“Upaya maksimal bisa dilakukan dengan memprioritaskan penanganan ke wilayah darurat melalui UPT. Jadi UPT perlu diprioritaskan, agar mereka bisa bekerjasama dengan desa,” tutup dia. (ADV)





