
SAMARINDA – Skuad Borneo FC Samarinda harus rela berbagi poin dengan Barito Putera, saat ditahan imbang 0-0, dalam laga penyisihan Grup B Piala Presiden, yang bergulir pada Rabu (22/06/2022) malam, di Stadion Segiri Samarinda.
Sebagai tuan rumah di Grup B, tentu hasil imbang yang diraih ini cukup mengecewakan bagi para masyarakat Kota Tepian yang menonton langsung di stadion maupun menonton dari rumah. Padahal pada laga yang berjalan sengit itu, Barito kehilangan satu pemainnya karena akumulasi kartu merah.
Kepala Pelatih Borneo FC Samarinda, Milomir Seslija mengaku kecewa usai pertandingan karena hasil ini bukanlah hasil yang diinginkan sejak awal pertandingan
“Hasil ini mengecewakan kami. Kami harusnya bisa menang. Kami mempunyai lawan yang sulit malam ini, itu mengapa kita bisa imbang. Kami tidak mempunyai kreatifitas. Sesungguhnya kami bermain cukup baik di babak pertama. Kami bertahan dan mereka lari jika kami membuka waktu . Kami memisahkan banyak bola. Kami telah berusaha untuk mencetak goll. Kami harus bisa mengembangkan sisi penyerangan kami,” terang Milomir Seslija, dalam konfrensi pers.
Meski imbang, namun Milo tidak marah kepada anak asuhnya karena telah bermain dengan maksimal untuk merebut poin penuh. Walaupun sudah kedatangan dua pemain dari TC Timnas.
“Kami mempunyai Lilipaly dan Terens. Mereka datang tetapi tidak berlatih bersama kami sebelumnya. Tapi mereka telah memberikan yang terbaik. Kami butuh waktu untuk bisa bermain bersama,” ujarnya.
Bahkan Milo juga mengaku jika anak asuhnya kewalahan untuk menembus garis pertahanan Laskar Antasari. Hanya saja serangan yang dilakukan tidak membuahkan hasil.
“Barito hari ini bermain dengan memarkir bus. Mereka memanfaatkan kesalahan kami. Kami tidak membuat banyak kesalahan tetapi mereka sangat berbahaya dan mempunyai pemain yang bagus. Kami juga harus memberikan kesempatan pada pemain lain,” katanya.
Hasil imbang ini kembali dijelaskan Milo, terasa wajar saja sebagai tuan rumah. Mengingat klub lain seperti Persib Bandung maupun Arema FC yang juga meraih hasil yang sama.
Untuk itu banyak catatan evaluasi kepada pemain untuk menghadapi laga selanjutnya dengan meningkatkan kualitas baik individu maupun kerjasama tim untuk dapat membuat peluang di laga selanjutnya.
“Kami harus bisa lebih baik, lebih kreatif dan lebih sering membuat peluang. Tetapi kami butuh satu gol untuk bisa memenangkan pertandingan. Kami harus memberikan kredit kepada Barito atas pertahannnya yang bagus. Dan kami harus mempunyai cara untuk bisa mengatasi masalah ini,” jelasnya. (ren)





