
Samarinda, Kaltimedia.com – Manajemen baru Marimar memastikan tempat tersebut tidak tutup, melainkan tengah menjalani proses rebranding menyeluruh untuk menghadirkan konsep yang lebih segar dan inklusif bagi masyarakat.
Manajer Operasional Marimar, Rara menyampaikan, perubahan ini merupakan langkah strategis untuk menghapus stigma negatif yang sempat melekat, sekaligus membangun citra baru yang lebih positif.
“Mungkin banyak yang mengira Marimar itu tutup, tapi sebenarnya kami sedang mengusahakan wajah baru dari Marimar. Yang pasti, ke depan akan lebih dekat dengan masyarakat dan menjadi sahabat UMKM,” katanya, saat diwawancarai oleh awak media, Minggu (5/4/2026) kemarin.
Sebagai bagian dari transformasi tersebut, manajemen juga memperkenalkan maskot baru bernama Maru, yang diharapkan menjadi simbol semangat baru Marimar Rara dalam menjangkau berbagai kalangan.
Selain itu, pihak Marimar juga akan menghadirkan konsep “pojok oleh-oleh” yang menjadi ruang khusus untuk memasarkan berbagai produk lokal.
“Nanti kami juga akan menghadirkan ‘pojok oleh-oleh’ yang menjual merchandise serta oleh-oleh khas Samarinda sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM lokal,” lanjutnya.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen manajemen untuk menggantikan citra lama dengan konsep yang lebih ramah, produktif, dan berdampak bagi ekonomi kreatif daerah.
Ke depan, Marimar diharapkan tidak hanya menjadi tempat hiburan, tetapi juga ruang interaksi masyarakat serta wadah bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang. (Ang)



