Gaya Erick Thohir di SEA Games 2025 Tuai Kritik: Hanya Posting Medali Emas, Disebut Narsistik

Foto: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir (kanan). Sumber: (Instagram/erickthohir)

Jakarta, Kaltimedia.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir kembali menjadi sorotan publik usai ajang SEA Games 2025 di Thailand berakhir. 

Sepanjang pesta olahraga dua tahunan itu berlangsung, Erick diketahui hanya mengunggah pencapaian medali emas para atlet Indonesia di akun Instagram pribadinya.

Kebiasaan tersebut menarik perhatian karena tak tampak unggahan khusus untuk atlet peraih medali perak dan perunggu. Hingga ajang ditutup pada Sabtu (20/12/2025), Menpora asal Lampung itu hanya menyoroti atlet yang berhasil naik ke podium tertinggi.

Dalam unggahan terbarunya, Erick menyebut capaian Indonesia di SEA Games 2025 sebagai salah satu pencapaian terbaik dalam tiga dekade terakhir.

“91 medali emas, catatan rekor baru, dan peringkat kedua di luar kandang pertama kali setelah 30 tahun. Terima kasih untuk seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang sudah berjuang demi Merah Putih,” tulis Erick di Instagram.

Meski begitu, pola komunikasi Erick ini memunculkan kesan bahwa pencapaian selain emas kurang dihargai. Sejumlah warganet bahkan menilai unggahan Erick terlalu menonjolkan diri.

Dikritik Jurnalis Olahraga

Jurnalis senior sekaligus pengamat olahraga, Bung Harpa, menilai langkah Erick Thohir seharusnya lebih inklusif. Ia menilai semua atlet yang berjuang di SEA Games, baik peraih emas, perak, maupun perunggu, berhak mendapat apresiasi yang sama.

“Wajar kalau publik melihat Erick kurang menghargai perjuangan atlet non-emas. Persepsinya, dia terlalu ingin jadi pusat perhatian atau bahkan memiliki kecenderungan narsistik,” ujar Harpa dikutip Inilahcom.

Ia menambahkan, pejabat publik di bidang olahraga seharusnya tampil sebagai pemberi ruang dan motivasi untuk semua atlet, bukan hanya mereka yang berhasil di puncak podium. 

“Sudah saatnya para pemimpin olahraga lebih banyak menyoroti perjuangan kolektif, bukan citra pribadi,” tegasnya.

Respons Warganet

Kritik terhadap Erick juga ramai di media sosial. Beberapa pengguna Instagram menyoroti pola unggahan Erick selama SEA Games yang seolah hanya menghitung medali emas.

“Perolehan medali versi Pak Thohir: 91 emas, 0 perak, 0 perunggu,” tulis akun @sevenxxx di kolom komentar.

Warganet lain menambahkan dengan nada satire, “Si paling emas.”

Terlepas dari kontroversi tersebut, publik tetap menantikan bagaimana langkah Erick Thohir dalam membina komunikasi olahraga nasional ke depan, terutama dalam menumbuhkan semangat kesetaraan apresiasi bagi seluruh atlet Indonesia. (AS)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *