Kandilo Plaza Mulai Tertata, 49 Pelaku Usaha Pindah ke Pasar Senaken

Foto: Kandilo Plaza Mulai Tertata Usai Relokasi Pedagang, 49 Pelaku Usaha Pindah ke Pasar Senaken. Sumber: Istimewa.

Paser, Kaltimedia.com – Sejak pengosongan area tengah lantai dasar pada 10 November 2025, suasana Kandilo Plaza di Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, tampak lebih lengang dan tidak lagi terlihat kumuh.

Relokasi pedagang berjalan kondusif tanpa komplain, bahkan mendapat dukungan dari para pelaku usaha yang dipindahkan ke Pasar Senaken.

Kepala UPTD Kandilo Plaza, Mohammad Djamaluddin, menjelaskan bahwa dari total 75 pedagang, sebanyak 51 menyatakan kesiapan pindah, namun hanya 49 yang akhirnya direlokasi. Dua pedagang lainnya mengundurkan diri karena menilai tingkat kunjungan sepi baik di plaza maupun pasar.

“Yang di dari Plaza ini kami relokasi mereka di bangunan di tahap ketiga. Bangunan yang di pasar baru ini, dulunya yang disebut orang pasar penampungan, sekarang kami sudah sebut itu pasar baru karena baru habis direlokasi,” ujar Djamaluddin, Selasa (11/11/2025).

Ia memaparkan bahwa pembangunan Pasar Senaken dilakukan dalam empat tahap. Tahap pertama pada 2023 menghasilkan 105 kios, dilanjutkan tahap kedua pada 2024 dengan 118 bangunan. Sementara tahap ketiga yang kini digunakan untuk relokasi menyediakan 88 bangunan.

“Jadi ada empat tahap. Tahap pertama itu jumlah bangunannya ada 105. Di 2024 kemarin ada lagi 118 bangunan. Di tahap ketiga kemarin dibangun tahun 2024 kemarin yang sekarang kita pakai untuk relokasi itu jumlah bangunannya ada 88 bangunan,” jelasnya.

Djamal menambahkan bahwa akses menuju area pasar baru sudah disiapkan, termasuk pekerjaan pengecoran jalan yang ditangani Cipta Karya Dinas PU Kabupaten Paser.

“Di pasar yang baru itu aksesnya sudah ada. Masuk jalan yang lingkar, nanti di paling belakang itu masih ada sisa tanah kami. Itu sudah diproses dari Cipta Karya sudah dilakukan pengecoran,” katanya.

Dalam upaya menata kawasan Pasar Senaken agar lebih rapi dan tidak padat, UPTD berencana memindahkan pedagang yang berada di area depan ke pasar baru di bagian belakang.

“Untuk ke depan kami sudah berkoordinasi dengan pihak Cipta Karya. Ke depannya nanti pagar-pagar yang ada pembatas itu rencana kami bongkar semua. Pedagang yang ada di area depan jalan ini, termasuk pedagang pisang, ke depannya nanti akan kami relokasi semua itu ke pasar yang baru,” terang Djamal.

Ia memastikan kapasitas Pasar Senaken cukup untuk menampung seluruh pedagang. Selain itu, UPTD juga menyiapkan pengelolaan retribusi dan kantong parkir guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). (Dy)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *