
Paser, Kaltimedia.com — Setelah sempat menolak, para pedagang yang menempati area tengah lantai satu Kandilo Plaza akhirnya sepakat untuk direlokasi ke Pasar Senaken, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Paser, Yusuf, menjelaskan bahwa kesepakatan tercapai setelah dilakukan pertemuan lanjutan antara pedagang dan pihak UPTD Pasar.
“Kemarin pertemuan lagi perwakilan saja. Perwakilan kemarin difasilitasi oleh kawan-kawan dari UPTD Pasar. Nah, pada saat itu tercapailah kesepakatan,” ujar Yusuf, Selasa (4/11/2025).
Menurut Yusuf, dari total 75 pedagang yang terdata, terdapat 51 pedagang yang bersedia direlokasi, sementara 24 lainnya sudah memiliki kios di tempat lain atau tidak lagi aktif berjualan.
“Artinya ada beberapa perubahan dan mereka sudah menerima. Kemudian kita sepakati bersama, dari 75 pedagang yang bisa kita relokasi itu 51. Dari 51 pedagang itu, pada saat pengundian lapak kios di Pasar Senaken, hanya 50 yang mengambil kupon karena satu pedagang mengundurkan diri,” jelasnya.
Yusuf menegaskan bahwa seluruh lapak di Kandilo Plaza harus dikosongkan paling lambat 10 November 2025. Para pedagang yang sudah terdaftar akan menempati kios baru di tahap ketiga pembangunan Pasar Senaken.
Ia berharap para pedagang yang direlokasi bisa mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
“Kami harapkan juga ke pedagang nanti, pertama kalau sudah menempati itu kan sudah guna pakai. Itu harus aktif berjualan. Kemudian tidak boleh pindah tangankan kios, membayar retribusi. Terus, kalau sewaktu-waktu sudah berjalan lama, tidak boleh menambah bangunan,” tegas Yusuf.
Penarikan retribusi kepada pedagang akan disesuaikan dengan ketentuan Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku.
Relokasi pedagang ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Paser mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim tahun 2026. Penataan kembali Kandilo Plaza diharapkan dapat menciptakan kawasan yang lebih tertib, nyaman, dan representatif bagi masyarakat maupun pengunjung. (Dy)
Editor: Ang



