IMI Paser Pasang Rambu Larangan Nonton di Tebing, Penonton Diminta Utamakan Keselamatan

Gambar saat ini: Foto: IMI Paser Pasang Rambu Larangan Nonton di Tebing, Penonton Diminta Utamakan Keselamatan. Sumber: Istimewa.
Foto: IMI Paser Pasang Rambu Larangan Nonton di Tebing, Penonton Diminta Utamakan Keselamatan. Sumber: Istimewa.

Paser, Kaltimedia.com — Menjelang pelaksanaan BK Porprov dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motoprix Round 5 di Sirkuit Permanen Komplek GOR Sadurengas, Pengcab Ikatan Motor Indonesia (IMI) Paser memasang pagar pengaman dan papan larangan menonton di area tebing sekitar lintasan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi kecelakaan penonton yang mencari titik pandang lebih tinggi.

Antusiasme warga untuk menyaksikan aksi para pembalap di Tanah Grogot terlihat tinggi sejak sesi latihan digelar beberapa hari terakhir. Namun, sebagian penonton tetap nekat menonton dari atas tebing yang telah diberi tanda larangan oleh panitia.

Sekretaris IMI Paser, Zulkifli Kaharuddin, menegaskan imbauan keselamatan tersebut bukan tanpa alasan.

“Antusias masyarakat sangat luar biasa. Tapi kami berharap penonton bisa menjaga keselamatannya masing-masing. Area tebing itu tidak boleh dijadikan tempat menonton,” ujar Zulkifli, Rabu (22/10/2025).

Ia menjelaskan bahwa kondisi tanah di tebing tersebut sudah mengalami longsor, sehingga berbahaya jika dipadati penonton.

“Kami sudah pasang pagar dan papan larangan. Namun kembali lagi pada kesadaran masyarakat. Di bawah tebing itu tanahnya rawan longsor, kami khawatir terjadi abrasi lanjutan,” tegasnya.

IMI Paser telah menyiapkan zona penonton khusus di luar pagar pembatas agar masyarakat dapat menyaksikan balapan dengan aman, meskipun diakuinya tebing menjadi spot favorit karena sudut pandangnya yang luas.

“Kami sudah sediakan area khusus penonton. Memang dari tebing itu paling terlihat jelas keseluruhan sirkuit, tetapi lebih baik menonton di area yang aman,” sambungnya.

Untuk Kejurnas yang berlangsung pada 24–26 Oktober 2025, panitia mencatat sekitar 400 peserta dari berbagai daerah akan tampil di Paser. Lonjakan penonton dan aktivitas di sekitar lintasan juga diprediksi memengaruhi kepadatan lalu lintas.

Zulkifli menyampaikan permohonan maaf kepada warga sekitar kawasan Tapis dan Tepian Batang atas potensi gangguan mobilitas selama penyelenggaraan.

“Kami minta maaf apabila kegiatan ini mengganggu aktivitas masyarakat. Lalu lintas pasti padat, tapi ini juga bagian dari promosi sport tourism untuk Paser. Mudah-mudahan bisa dimaklumi,” ujarnya.

IMI Paser berharap seluruh rangkaian kegiatan balap dapat berjalan aman, tertib, dan sukses tanpa insiden. (Dy)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *