
Samarinda, Kaltimedia.com — Kabar baik datang bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) di tengah isu pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat.
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, memastikan bahwa sebagian dana kurang bayar DBH akan segera dibayarkan ke kas daerah dalam waktu dekat.
“Sudah kita tagih, dan insyaallah pada bulan November ini akan keluar sekitar Rp1,1 triliun,” ungkap Seno Aji saat ditemui usai menghadiri agenda pemerintahan, Senin (13/10/2025).
Menurutnya, pembayaran tersebut merupakan bagian dari kewajiban pemerintah pusat kepada daerah atas selisih penerimaan DBH dari tahun-tahun sebelumnya.
Seno berharap, pencairan ini dapat menjadi suntikan positif bagi keuangan daerah, terutama menjelang akhir tahun anggaran.
Meski demikian, ia mengakui bahwa tantangan pendapatan daerah masih cukup berat, mengingat target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun ini belum sepenuhnya tercapai.
“PAD kita masih kurang sekitar Rp3 triliun sekian, dan itu sedang kita upayakan untuk digenjot,” ujarnya.
Lebih lanjut, Seno menilai penurunan alokasi dana transfer dari pusat tidak hanya berdampak pada provinsi, tetapi juga pada kabupaten dan kota di seluruh wilayah Kaltim.
Kondisi ini membuat pemerintah daerah harus lebih kreatif dan adaptif dalam mencari sumber pendanaan mandiri.
“Bantuan keuangan (Bankeu) tetap kita alokasikan, tapi jumlahnya menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Provinsi berkurang, kabupaten dan kota juga berkurang. Jadi kita dorong semuanya agar bisa meningkatkan PAD masing-masing,” jelasnya.
Wakil Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi antarlevel pemerintahan dalam pengelolaan anggaran dan pelaksanaan program strategis.
“Nanti kita akan bahas kegiatan apa saja yang bisa digabungkan antara provinsi dan kabupaten agar lebih efisien,” tambahnya.
Untuk jangka panjang, Seno menyampaikan kabar baik lainnya. Pemerintah pusat disebut telah memberikan sinyal penambahan alokasi DBH bagi Kaltim pada tahun 2026 mendatang.
“Informasi dari Pak Menteri Keuangan, tahun 2026 akan ada tambahan alokasi DBH. Kemungkinan realisasinya sekitar Februari atau Maret tahun depan,” tutupnya dengan optimistis. (Rfh)
Editor: Ang





